Misteri Paku Di Tubuh Syafira

Santernya pemberitaan tentang paku di betis kiri dan kanan di tubuh bocah Safira-3 tahun- menimbulkan kehebohan di kalangan masyarakat. Keberaadan paku di tubuh manusia sangat sulit bahkan mustahil untuk dijelaskan.

Beberapa tahun sebelumnya, kita juga dikejutkan dengan berita tentang seorang ibu yang tumbuh kawat didalam dirinya, kawat tersebut menyatu dalam jaringan si ibu hingga sekarang. Masih menjadi perdebatan, dari mana asal paku tersebut, dan bagaimana caranya dia bisa bersarang disana. Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya di RS Andi Makkasau, terdapat beberapa keanehan untuk kasus Syafira:

Posisi paku

Posisi paku yang didapatkan berada dalam arah yang sama, dengan ujung paku menghadap kebawah dan semua didapatkan dalam jaringan kulit.

Tidak terikat dengan jaringan

Awalnya, tim bermaksud hanya mengambil satu sampel untuk di lakukan uji laboratorium terlebih dahulu, namun ternyata paku tersebut tidak terikat dengan jaringan tubuh, yang artinya adalah benda yang berasal dari luar, agak berbeda dengan kejadian manusia kawat di banjarmasin yang kawatnya terus tumbuh dari dalam tubuh. Akhirnya setelah melihat yang ada adalah paku, maka diputuskan untuk mengeluarkan semua paku dalam operasi yang memakan waktu 2 jam.

Misteri jarum suntik baru

Dari ke-26 benda logam yang didapatkan, terdapat satu benda logam yang berbeda yaitu sebuah jarum suntik. Potongan jarum suntik tersebut dalam kondisi baru. Dalam rontgen yang dilakukan oleh tim dokter sebelumnya tidak ditemukan jarum suntik.

Luka-luka di sekitar betis Syafira

Disekitar betis syafira terdapat bekas-bekas luka hitam yang menurut pengakuan orang tuanya adalah bekas cacar. Banyak orang yang berpendapat bahwa bisa saja luka-luka tersebut menjadi jalan masuk paku.

Dari mana asal paku-paku tersebut? Ada yang mengatakan ini adalah santet, orang tua Syafira sendiri sudah membantah sengaja memasukkannya. Syafira sendiri yang ditanya, hanya mengeluarkan ekspresi mengepalkan tangan dan menggumam seperti orang yang gemas “ihhhhhh” katanya.

Foto-fotonya bisa dilihat di:

http://taroada.wordpress.com/2011/11/05/exclusive-foto-paku-di-betis-syafira/

[Exclusive] Foto Paku di Betis Syafira

Saya berkesempatan untuk memoto langsung paku-paku yang diangkat dari betis Syafira, bocah 3 tahun, yang dioperasi di RS A. Makkasau Pare-pare akibat banyaknya benda logam ditubuhnya.

Terdapat 19 buah paku dari betis kiri dan 7 buah paku dari betis kanan. Paku dari betis kiri lebih besar dan lebih panjang dari yang disebelah kanan, bentuknya agak berulir, mirip isi busur-busur’-sejenis senjata panah kecil untuk perang-perangan di sulsel-. Dari 19 paku tersebut 4 diantaranya beukuran sekitar 5 cm dan sisanya berukuran lebih kecil, 18 diantaranya telah berkarat dan 1 buah paku masih dalam kondisi baru. Sedangkan pada betis kanannya terdapat 6 buah paku dan 1 buah jarum suntik, dimana paku-pakunya tidak berulir dan telah berkarat sedangkan jarum suntik masih dalam keadaan baru. Dari semua paku tersebut tidak ada satupun paku yang memiliki bagian kepala yang tumpul, semuanya sudah terpotong, jarum suntik juga demikian sudah terpotong dengan sempurna.

Paku dari Betis Kiri

Paku dan Jarum Suntik dari Betis Kanan

Paku dari Betis Kiri dengan Ukuran Koin Sebagai Pembanding

Paku dari Betis Sebelah Kanan dengan Koin sebagai Pembanding

Fadel Muhammad dan Hukum Karma

(wikipedia.org)

(wikipedia.org)

Kaget, kecewa, senang, sedih, campur baur perasaan itu melingkupi sebagian elit yang diganti, dicopot digeser, diangkat, dimutasi dan disumpah dalam rangka penggantain Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid IIb. Ada yang menangis terisak-isak karena bersedih meninggalkan anak buahnya di PLN untuk diangkat menjadi Menteri. Ada yang berkaca-kaca melakukan perpisahan dengan anak buahnya karena tak lagi mejadi Menteri. Ada yang sebelum dicopot sudah lebih cepat mengundurkan diri. Ada juga yang diam saja, tapi ada juga yang Protes. Ada yang dikabarkan batal, tapi tetap jadi, eh ada juga yang udah ditelpon gak akan diganti, malah tergusur. Macam-macamlah pokoknya.

Publik juga tak berbeda. Panggung reshuffle yang sejatinya merupakan hak prerogatif Presiden menjadi panggung hiburan dalam minggu-minggu terakhir ini. Akibatnya tak terdengar lagi fenomena Ayu Tingting, kampanye Komodo nampaknya tenggelam oleh eforia pergantian Menteri, tema usulan pembubaran KPK oleh DPR yang ditayangkan dalam Indonesia Lawyer’s Club pun nampaknya tak lagi menarik. Partai juga demikian, ada yang adem-adem saja karena jatahnya tak diganggu gugat, tapi ada juga yang menggugat secara wacana bahwa Presiden melanggar kontrak politik, tapi kemungkinan menarik diri dari Koalisi bukan pilihan yang menguntungkan sehingga gugatan dan gertakan tinggal wacana dan santapan media saja.

Salah satu yang mengagetkan orang adalah penggantian Menteri Kelautan dan Perikanan, sebelumnya dipegang oleh Fadel Muhammad yang digantikan oleh Sharif Cicip Sutarjo, keduanya adalah kader Golkar. Banyak spekulasi berkembang seputar penggantian ini. Apakah penggantian ini keinginan Aburizal Bakrie sang ketua Golkar, ataukah keinginan Presiden sang pemberi mandat. Saya tak tahu apa penyebab sebenarnya, bahkan Fadelpun tak tahu. Mungkin hanya pak SBY dan pak Sudi yang tahu.

Sehari sebelum pencopotan itu, Fadel masih yakin akan tetap menjabat, bahkan kemungkinan akan dipromosikan menjadi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat menggantikan Agung Laksono. Jaminan dari partainyapun tetap ada kalau dia masih akan dikabinet. Namun sore harinya dia mendapat telpon dari pak Sudi Silalahi kalau dirinya akan dicopot.

Selama ini Fadel dianggap cukup berprestasi, dia beberapa kali bersinggungan dengan Menteri Perdagangan terkait dengan kebijakan impor garam yang dianggap merugikan petani garam di tanah air. Perseteruannya dengan Mendag tak selesai hingga keduanya berubah posisi, Fadel tak menjabat apa-apa, sedangakan Mari Elka Pangestu menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif.

KARMA FADEL

Dalam gonjang-ganjing pemilihan presiden tahun 2009, Fadel Muhammad yang waktu itu masih ketua DPD I Golkar Gorontalo dengan terang-terangan mendukung SBY sebagai presiden, alih-alih memilih JK sang Ketua Umumnya yang mencalonkan diri. Move politik yang dilakukan oleh Fadel dengan jelas sangat menohok JK saat itu. Fadel bahkan pernah bermaksud menggelar Munaslub untuk menurunkan JK dari jabatannya sebagai ketua umum Partai Golkar, siapa dibelakangnya? Pasti orang kuat. Sejarah kemudian membuktikan pilihan Fadel benar, SBY diangkat sebagai Presiden dan diapun mendapatkan jatah kursi menteri ketika kabinet dibentuk. Menelikung sudah biasa dalam politik, dan itulah yang dilakukan Fadel pada saat Pilpres kemarin, jika kemudian angin politik berubah, harusnya dia sudah mengerti memang demikianlah politik mengalir.

Fadel merasa dikhianati dan dizalimi. Sebelumnya Fadel rela meninggalkan jabatannya sebagai Gubernur Gorontalo untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Sampai sekarang Fadel masih bertanya-tanya dalam hati kenapa dirinya diganti, introspeksi adalah jalan terbaik. Jika pernah mengkhianati bukan tak mungkin akan dikhianati, apapun alasannya.

Salam

Ahmad Amiruddin

Solusi JK

solusiJK

Solusi JK/ Penerbit : Grasindo

H. Muhammad Jusuf Kalla telah resmi tak menjadi wakil presiden Republik Indonesia. Hari-hari terakhir ini kita harus membiasakan diri agar tidak salah sebut menyebut nama Wakil Presiden. Pada pesta perkawinan teman saya kemarin di Bekasi foto SBY dan JK masih tergantung di bawah garuda pancasila, dan diatas kedua mempelai yang terus menerus tersenyum, dan kadang saling colek-colekan (tak apapa kan sudah halal Wi).  Soal foto, JK dalam kampanye menyebut bahwa salah satu dari foto tersebut nantinya akan berganti posisi atau berganti orang, dan ternyata fotonyalah yang harus diganti dengan foto yang baru, kini tak ada lagi kumis tipis di foto Wapres yang baru.

Untuk mengenang selesainya masa tugas JK, Hamid Awaluddin menulis buku  untuk mantan bosnya tersebut. Judul bukunya Solusi JK : Logis, Spontan, Tegas dan Jenaka. Hamid Awaluddin, kelahiran Pare-pare 5 Oktober 1960, adalah Duta Besar Indonesia untuk Rusia. Beliau mantan anggota KPU dan Menteri Hukum dan HAM Kabinet Indonesia Bersatu jilid Satu sebelum Reshuffle. Hamid dan JK dikenal sangat dekat dan menjadi pionir dalam perundingan damai GAM dan RI di Helsinki.

Buku ini bercerita bagaimana JK menyelesaikan masalah-masalah dan menjawab pertanyaan yang timbul dalam banyak aspek kehidupan yang dijalaninya, baik sebagai Menteri, Wapres, pengurus partai, pengurus masjid, maupun setelah menjadi Capres. Hamid menulis buku ini dengan tujuan :” Saya hanya tak ingin agar kita cepat tua untuk melupakan bahwa di negeri kita ini, pernah ada seseorang yang teguh dalam pendirian, tak mengenal titik henti, logis dalam berpikir, cepat dalam tindakan, dan kaya dalam cara untuk mencapai tujuan. Diatas segalanya, ia tak pernah ragu untuk bertindak karena ia melakukan sesuatu secara ikhlas, tanpa digelitik oleh godaan seketika yang memberi kenikmatan sesaat. Begitulah : JK

Latar belakang JK adalah pengusaha yang memiliki ciri cepat berpikir, berani menambil resiko, dan selalu mencari teman dan tak suka mencari musuh. JK dikenal banyak kalangan sebagai orang yang mampu menembus elit-elit ormas, maka tak heran jika dalam pemilu lalu, JK didukung oleh dua ormas terbesar yaitu NU dan Muhammadiyah. Keluwesan JK dalam berteman dan menjaga hubungan baik dengan orang lain ditunjukkan dengan hubungannya yang tetap harmonis dengan Megawati Soekarno Putri, mantan bosnya yang dikalahkannya bersama dengan SBY dalam Pilpres tahun 2004 dan masih santainya beliau berhubungan dengan SBY, lawannya dalam Pemilu 2009. Ada cerita dalam buku ini bahwa ketika mencalonkan diri menjadi Wakil Presiden berpasangan dengan SBY tahun 2004, JK mendatangi Mega dan menyampaikan keinginannya secara lansung dan terbuka, dan Mega mengerti posisi JK, dan sikap sportivitas itu menjadikan Mega tetap dan selalu menghargai JK.

Ada banyak cerita yang bisa kita gunakan sebagai teladan dan referensi, bagaimana menyelesaikan masalah dengan cara yang elegan, menyelesaikan masalah yang rumit dengan cara yang sederhana. Masalah seperti penentuan idul fitri yang kadang berbeda antara Muhammadiyah dan NU yang biasanya mempersoalkan apakah dalam penentuan awal bulan syawal itu melalui perhitungan atau dengan melihat bulan langsung, masalah ini dijembatani oleh JK dengan memberi gambaran bahwa Apollo untuk sampai kebulan menggunakan roket dan roket dibuat dengan perhitungan, jadi tak perlu repot-repot mempertentangkan ” …, Nah Kalau manusia bisa mendarat dibulan karena perhitungan, mengapa hanya untuk melihat bulan saja kita tidak menggunakan perhitungan saja“. Juga kebijakan kapan kenaikan harga minyak mulai dilakukan, yang dengan pintarnya oleh JK dinaikkan pada saat bulan puasa, dengan alasan orang tidak akan arah pada saat berpuasa, dan setelah lebaran orang sudah lupa kenaikan harga BBM, yang paling penting katanya terbuka kepada rakyat, dan kita semua tahu bagaimana JK menunjukkan keberaniannya berhadapan dengan pers dan menjelaskan langsung ke masyarakat background dari kebijakan tersebut.

Dibagian akhir buku ini dari total 49 buah artikel, adalah tentang kepintaran JK dalam menjadi juru damai dalam konflik Poso dan Ambon. JK mendekati kedua pihak yang betikai dengan metode yang membuat masing-masing pihak merasa nyaman untuk berdamai. JK berani menantang kedua pihak untuk menunjukkan dalil yang memperbolehkan untuk membantai dan saling membunuh ” Ayo, saya tantang kalian.Apa ada perintah Tuhan yang begitu…Kalian akan masuk neraka sebab agama menganjurkan kita agar hidup damai“. Kata Hamid “JK sukses secara gemilang merajut benang-benang bangsa yang terserak karena kekerasan, menjadi sebuah sulaman indah”.

Silahkan dibaca sendiri bukunya, sudah ada di Gramedia, harga 39.900, jumlah halaman 197+xxiv

“Gubernur Banten Kok SBY”

Merah Putih (taroada doc)

Merah Putih (taroada doc)

Hari kemerdekaan Republik Indonesia tercinta tahun ini diperingati dengan gegap gempita oleh seluruh rakyat indonesia, tak terkecuali warga di RT 04/05 Cipondoh Indah, Tangerang. RT saya dihuni sekitar 50% etnis tionghoa,sisanya adalah jawa, betawi,  dan hanya kami sekeluarga yang bugis. Tapi semuanya sangat antusias mengikuti acara perlombaan yang dikoordinir oleh RT.

Anak-anak Indonesia (taroada doc)

Anak-anak Indonesia (taroada doc)

Acara lomba dimulai setelah upacara bendera 17-08-09, beragam lomba telah disiapkan seperti lari bendera, balap karung, lari kelereng, lomba memecahkan balon, dan yang paling banyak hadiahnya dan diminati oleh anak-anak adalah kuis yang dipandu langsung oleh pak RT. Pak RT sudah menyiapkan catatan pertanyaan yang ingin diajukannya, sebuah buku tulis dengan bermacam pertanyaan . Anak pak RT ikut juga dalam kuis, mudah-mudahan sih tidak ada bocoran soal :) , karena sepertinya buku yang dipegang pak RT itu buku tulis anaknya.

Pertanyaan pak RT diperebutkan oleh anak-anak, tingkah mereka lucu, dan kadang meskipun tidak tahu jawabannya tetap angkat tangan, dan diam ketika diberi kesempatan menjawab :

kuis dari pak RT (taroada doc)

kuis dari pak RT (taroada doc)

Pertanyaan yang disiapkanpun tidak sulit-sulit amat buat ukuran anak-anak, tapi salah satu pertanyaan yang bikin bingung banyak anak adalah ketika pak RT bertanya “siapa nama gubernur kita?”
seorang anak perempuan dengan percaya diri mengangkat tangan
” FAUJI BOWO !” teriaknya lantang
“salah”
“ESBEYE” jawab yang lain
“salah lagi !” kata pak RT
“SUSILO BAMBANG YUDHOYONO !” jawab si gendut
“RATU ATUT !” akhirnya pertanyaan tersebut dijawab oleh seorang anak SMP peserta paling tua diantara yang hadir, hadiahpun hinggap ditangannya

Acara berlangsung hingga sore, semua senang, semua gembira Indonesia merdeka, kemerdekaan ini untuk semua, apapun sukunya dan darimanapun dia berasal. Tapi ada PR untuk Gubernur Banten, anak-anak kecil itu tak tahu siapa gubernurnya. MERDEKA !!!

Jika bukan Noordin, Berita Penyerbuan Itu Menjadi Lelucon

Awalnya judul berita di media TV adalah, “Pengepungan Noordin M. Top”, setelah itu judulnya meningkat tensinya menjadi “Noordin M. Top Tertembak“, sesaat setelah police line dipasang di sekitar rumah Mozahri yang hampir hancur lebur itu, judul berita menjadi “Noordin M. Top Tamat“, sehari setelahnya judulnya menjadi “Noordin M. Top Tamat ?” dengan tanda tanya dibelakangnya, sekarang judulnya menjadi tambah kabur ” Memburu Noordin M. Top“.

Sebelumnya media telah memastikan itu adalah Noordin M. Top, alasannya adalah karena pada saat ditanya ” siapa didalam?” dijawab ” Noordin M. Top”. Tentu sebagai orang biasa kita akan ketawa kalau Noordin selugu itu. Seorang teman kemudian bercanda dengan mengatakan bahwa ketika aparat melihat ada gerakan, ditanyanya penghuni didalam ” Noordin apa kucing?”, dan dijawab oleh penghuninya ” kucing, meooong”.

Berita penangkapan yang berlangsung selama 18 jam tersebut, diliput dengan sangat intens oleh media TV, khususnya Metro TV dan TV One, keduanya berlomba untuk memberikan laporan terdekat dari lokasi, masing-masing memasang label eksklusif. Kita sebagai pemirsa tentu berdebar-debar menanti akhir penyerbuan itu, yang ternyata berakhir anti klimaks dan kabur. Kata Neta S. Pane dari IPW, jangan lagi kepolisian mempertontonkan kebobrokan seperti peristiwa Temanggung.

Seperti dikemukakan pak Veven S. Wardhana dalam jagad televisi Indonesia Rumor itu menjadi Humor. Densus 88 melakukan penyerbuan ke sebuah rumah di Temanggung adalah Fakta, tapi bahwa yang di dalam rumah adalah Noordin adalah rumor, bahkan bahwa yang didalam rumah adalah seorang teroris masih rumor, dan rumor itu kini telah menjadi lelucon.

Lanjutkan Bang Andi

Tiga hari sebelum pilpres saya didatangi oleh hansip dari RT, dia mendapat mandat dari Ketua RT untuk membagikan formulir C4, tiket untuk mencontreng di hari penentuan selera rakyat Indonesia 8 Juli 2009. Namanya bang Andi (bukan Andi Mallarangeng), sebenarnya profesi bang Andi banyak, selain hansip yang ronda semalam suntuk dia adalah tukang tagih iuran warga, kadang-kadang jadi tukang batu di rumah yang baru dibangun, sekali-kali saya lihat jadi penjaga warung kopi pak RT di pasar. Bang Andi adalah sahabat saya, bermacam obrolan bisa mengalir dari lidah khas tegal-nya.

Bang Andi menyerahkan form C4 dengan senyum ke arah saya, ketika form mulai berada diujung jari saya, dia berkata ” lanjutkan mas ahmad”. Saya cuma tersenyum saja, saya bertanya dalam hati apakah ini perintah langsung dari RT atau dia hanya bercanda saja. Tiga minggu sebelum pilpres di rumah pak RT diadakan rapat tentang hajat hidup warga di RT kami, ketika rapat belum resmi dibuka dan warga mulai memenuhi teras rumah pak RT, seorang warga dengan penuh inisiatif mengisi obrolan tentang pemilu,

“gimana nih pak RT pilpres nanti?”,

“Kemungkinan besar babe kita naik lagi nih, tak ada pesaing berarti nampaknya” kata pak RT dengan penuh senyum,

warga lain bergantian manggut-manggut sambil mengiyakan, masa depan cerah terpancar dari wajah-wajah itu, saya berada dalam lingkungan membiru haru , saya tak mengangguk tapi saya jadi mengerti kenapa KTP saya jadi lama ngurusnya tempo hari, dibutuhkan waktu 2 bulan. Pak RT sudah mengaku siapa babenya.

Kembali ke peristiwa di teras rumah saya bersama bang Andi. Karena penasaran atas dasar apa bang Andi memilih “Lanjutkan”, saya bertanya kepadanya kenapa bukan mega dan JK, jawabnya ” dulu jaman mega, saya kerja di Cikarang, dikontrak setiap 6 bulan, ketika saya dipecat saya tak dapat pesangon” dia mengenang . Lalu kenapa tidak memilih JK? ” Saya takut sama wiranto” jawabnya, tak dijelaskannya apa yang ditakutkan. Mendengar percakapan kami, istri saya keluar dan menambah ramai pembicaraan, ditanyakannya alasan kenapa bang Andi pilih SBY dijawabnya “sudah dua kali saya mimpi memilih SBY, dan kalau saya melakukannya sesuai mimpi tersebut, minimal satu bulan setelahnya akan ada perubahan penting dalam hidup saya”.

Pada pileg kemarin, bang Andi menjadi jurkam salah satu caleg Partai Demokrat, alasannya karena tak ingin terus-terusan menjadi hansip, dia ingin hidupnya berubah, dan alasannya yang paling keren adalah “ calegnya itu bergelar Master, pasti sudah pernah ke luar negeri, yang lain mah masih SE, atau SH”

Di hari pencontrengan, saya tak sempat ikut penghitungan suara, tanda tinta hitam dijari saya gunakan untuk berwisata dengan diskon 50% di Dufan. Akhir pekan setelah pencontrengan, bang Andi lewat depan rumah, diparkirnya motor, dan diceritakannya kalau dalam penghitungan kemarin, suara Mega 49, SBY 139, dan JK 2, golput seratusan lebih, dan kembali dengan senyumnya dia bilang “yang dua itu sudah pasti mas ahmad dan istri”.

Apa kira-kira kejadian penting setelah bang Andi melaksanakan hajatnya?, Tak sampai Seminggu setelah pilpres bang Andi mendapat order harian dari tetangga saya untuk mengantar setiap pagi anak-anaknya ke sekolah, pagi-pagi sekali bang Andi sudah berada di depan pintu rumah tetangga, siap mengantar ke sekolah. Hari kedua mengantar, bang Andi terlambat datang menjemput. Hari ketiga mengantar, tetangga saya mengantar sendiri anaknya ke sekolah, sebabnya ternyata adalah karena bang Andi menjadi hansip semalam suntuk, maka dia terlambat bangun, ordernyapun putus. Tapi itu juga berarti kalau malam bang Andi telah melaksanakan tugasnya dengan sangat baik, dan tidak ketiduran ketika jaga.

Sembilan hari setelah bang Andi memilih presiden baru teror melanda kawasan Mega Kuningan korban berjatuhan dan sembilan orang meninggal, Manchester United tak jadi datang ke Indonesia. Tiga minggu setelah pemilu, saya bersua lagi dengan bang Andi,

“gimana kabarnya?” sapa saya

“yaa namanya juga lanjutkan, ya nggak berubahlah, ya gini2 aja”.jawabnya

Bang Andi sudah lupa rupanya dengan mimpinya.

Blog Noordin M. Top ?

Hari ini saya berkunjung ke blog yang mengaku sebagai blog Media Tanzim Al Qoidah Indonesia, blog tersebut berisi pernyataan dari Noordin M. Top tentang peristiwa peledakan bom di JW. Marriott dan Ritz Charlton pagi tanggal 17 Juli 2009. Dari pernyataan di blog tersebut, bisa dikatakan pelaku terror menyasar tiga target sekaligus :

1. Orang-orang yang disebut “KADIN AMERIKA”, mereka adalah top executive yang melakukan pertemuan di JW lounge Hotel JW Marriott. Belasan top executive menjadi korban luka-luka dan meninggal, salah seorang dari korban meninggal tersebut adalah Timothy Mc Kay, Presdir PT. Holcim Indonesia

 2. Melakukan peledakan di hotel termewah Amerika di Indonesia, yaitu hotel Ritz Charlton.

3. Menggagalkan kedatangan Manchester United, karena mereka tidak ingin rakyat indonesia memberi penghormatan terhadap para pemain klub tersebut, yang dianggap mewakili kaum salibis.

Jika blog tersebut benar adanya dari Noordin M. Top, gembong teroris asal Malaysia, maka semakin menguatkan dugaan bahwa motif teror tersebut adalah mengirimkan pesan kepada Amerika. Hal lain dari blog tersebut tak satupun yang menyinggung tentang pilpres, pendudukan KPU, dan mengincar sasaran RI-1.

MU tak jadi datang? Gimana Tiketku?

Pagi ini, saya berangkat kantor agak lambat dari biasanya,  semalam menulis tentang MU untuk dimuat di Kompasiana, karena kompasiana lagi bagi-bagi tiket gratis. Tiket ekslusif MU yang bisa dipakai untuk nonton pertandingan kelas I plus nonton sesi latihan MU sehari sebelumnya.

Begitu sampai dipintu kantor, saya ketemu dengan teman kantor, dia belum sempat turun dari mobilnya, sudah berseru

“pak, emyu nggak jadi datang ya?”. “Lho kenapa, jangan becanda ah?” kata saya. “Nggak kok tadi ada breaking news saya dengar di Radio, baru saja terjadi bom di Ritz Charlton tempat emyu menginap”.

Masuk kantor kami masuk ke ruang OB, menyetel TV, dan memang benar Hotel tempat emyu akan menginap telah diisolasi polisi, empat orang katanya sudah meninggal. Tidak hanya Ritz, JW marriotpun ikut pula di bom. Saya kecewa banget, bisa-bisa aja nih teroris, ngambil waktu sehari sebelum MU datang, mengebom ditempat MU nantinya menginap, maksudnya apa sih?

Mimpi saya bertemu Wayne Rooney dan kawan-kawan perlahan-lahan menguap, jangankan berharap mendapatkan tiket ekslusif, tiket yang saya sudah punya untuk nonton bareng istri di kelas berharga seratus ribu juga terancam tak bisa dipake. Padahal perlu perjuangan untuk mendapatkan tiket itu, harus berkali-kali ke 3 store, dan harus ngisi pulsa seratus ribu dengan sedikit tidak ikhlas.

Tadi pagi sebelum berangkat kantor, saya sudah membayangkan akan mendapatkan tandatangan Wayne Rooeny jika menang tiket ekslusif MU, sebuah bola akan saya beli dan dipajang di ruang tamu, pertanda saya telah bertemu dengan pemain yang telah belajar “ini budi” tersebut.

Siang ini, detik.com merilis berita kalau MU tak jadi datang, saya hanya bisa mengutuk teroris, benar-benar kacau dibikinnya negara ini. Kalau mau ngebom nggak usah ngajak-ngajak, sendirian aja di tengah lapangan, biar orang-orang pada nggak susah dan orang-orang tak bersalah tak ikut terbunuh.

Semoga masih ada keajaiban, MU tetap datang ke Jakarta.

Modus Baru Penipuan dengan Menjual Barang Sitaan Black Berry, Nokia, dan Laptop

Alkisah pagi hari ini saya mengirim sms ke temannya teman di Kota Pontianak di Kalbar, namanya yang saya kirimi sms adalah Z, tidak lama setelah mengirim SMS, saya menerima telpon dari no : 081385797988, berikut kutipannya, anggaplah nama penelpon TT (Tukang Tipu)

Percakapan pertama, lokasi di rumah :

TT : Halo

Saya : Halo, sudah ganti nomor ya pak (saya berpikir yang menelpon adalah yang saya kirimi sms, biasanya kan orang karena kehabisan pulsa menelpon pake nomor lain)

TT : Nomor bapak memang ganti, 3 hari lalu nomor lama bapak hilang , jadi nomor bapak yang kemarin dihapus aja (dia menyebut dirinya bapak dengan logat sedikit melayu/batak)

Saya : Tapi bapak terima kan sms saya?

TT : Iya saya terima, ada yang kembalikan ke bapak nomornya, tapi bapak pakai nomor ini sekarang, jadi nomor bapak yang lama dihapus aja.

Saya : Tapi ini pak Z kan? di Pontianak kan?

TT : Iya betul, kebetulan kami lagi ada barang sitaan ini, bapak ambil laptop ada 5, blackberry ada 15, maksudnya minta tolong dipasarkan.

Saya : Di jakarta gitu dipasarkannya pak?

TT : Iya, di Jakarta

Saya : Kalau gitu dikirim aja dulu specnya pak, takutnya nanti malah tidak ada yang berminat

SMSpun diterima
dari no : 081385797988
Ini spesifikasi Laptopnya : toshiba qosmio f50 intel core 2duo, processor 2,53 ghz, windows vista, ram 4096mb, 400gb hdd, cd-rom dvdrw, display 15,4″ wxgdtft 512 vram, web camera 2,9 kg. Ada 50 unit, /unit 2,5 jt. HP Buatan; [FILANDIA. Asli Nokia] Nokia N95 8GB. Ada 25 unit, E90 komunikator. Ada 30 unit, /unit 1,3 jt. Blackberry strom 9500. Ada 25, unit./unit 1,5jt. Black berry bold 9000. ada 25, unit./unit 2 jt. thanks!

setelah menerima sms sayapun berdiskusi dengan istri, saya berpikir wah murah sekali barangnya, tapi saya juga berpikir mungkin bapak yang menelpon tersebut salah sambung, karena secara logat teman saya logat jawa sedangkan yang menelpon logat melayu/batak, tapi keduanya berlatar belakang militer setidaknya menurut pengakuan TT.

Sambil berdiskusi kami berboncengan ke Pasar dekat rumah, telpon kembali berdering saya minta istri untuk mengangkat dan memancing mungkin saja yang menelpon salah alamat

Percakapan kedua, terjadi dipinggir jalan menuju pasar

Istri : Halo, mau bicara dengan siapa pak ?
TT : Saya mau bicara dengan Bapak
Istri : Lagi keluar pak, dekat rumah aja paling 20 menit lagi, telpon 20 menit lagi pak. Ini dengan Bapak siapa ya?
TT : Temannya Bapak.

Dipasar dia menelpon lagi, tapi saya tidak mengangkat, saya juga masih membuka-buka sms dari dia selama di pasar, godaan memiliki blackberry murah berkecamuk :)

Sesampai dirumah, saya berusaha untuk menelpon dia, tapi jawabannya adalah “rekam pesan anda”, sampai 3 kali mencoba HPnya seperti dalam keadaan OFF, saya berniat untuk mengkonfrontir apakah benar saya orang yang dia cari.

Setelah mencoba beberapa kali mencoba akhirnya dia mengangkat HPnya, kali ini percakapan berlangsung lama, sampai sebelum percakapan saya masih berpikir positif.

Saya : Halo pak saya sudah terima smsnya, tapi saya mau tanya apa betul saya adalah orang yang bapak cari, bapak sebenarnya siapa?

TT : Masak sama teman sendiri lupa, ha ha ha

Saya : Tadi saya menelpon pak Z, jadi pastinya bapak bukan pak Z, sebenarnya bapak siapa?

TT : Nama bapak Adi

Saya : Tapi bapak kenal kan dengan pak Z, bapak bagian apa?

TT : Iya kenallah, bapak bagian intel

Saya : Soal barangnya itu, bagaimana statusnya ?

TT : Jadi barangnya itu adalah barang sitaan, sekarang sedang diperiksa sama orang kejaksaan, kepolisian sama bea cukai untuk pesuratannya, bapak sudah booking untuk beberapa Laptop sama HP.

Saya : saya sih minat untuk beli pak, tapi bisa nggak satu dua ambilnya

TT : Bisa aja, cuman sekarang masih dalam proses, saya rencana bawa ke Jakarta nanti untuk dipasarkan supaya barangnya nanti bisa legal dan ada surat-suratnya atas nama kamu, tapi karena komandan kekurangan uang untuk menjamin barang tersebut bisa tidak DP dulu kalau ada.

Saya : Dana saya terbatas pak, tapi kalau untuk memasarkan saya bisa bantu lah

TT : Sekarang masih dalam proses sama kejaksaan, beacukai sama kepolisian, mereka ada 4 orang semua. Bagaimana baiknyalah pak, saya mau kasih uang tapi nggak enak, saya mau kasih pulsa sama mereka

Saya : Kira-kira berapa perorang itu pak?

TT : Seratus ribu, kirim voucher aja

Saya : Nggak bisa pak, saya biasa lewat klik bca, di sms aja nomor-nomornya, ngomong2 barangnya sitaan dari mana sih pak? Legal nggak tuh, nanti malah disita lagi kalau disini

TT : Barangnya disita dari pelabuhan karena surat2nya kurang, terus untuk nantinya barangnya akan legal karena ada surat2nya. Komandan mengharapkan saya untuk menghubungi teman-teman untuk membantu menjualkan cepat. Nanti kalau barangnya sudah aman disini saya akan langsung ke bandara dan antar barangnya ke Jakarta

Saya : Iya saya tunggu aja pak, bapak tahu alamat saya?

TT : Nanti sms aja

Saya : Bapak bagian apa disana?

TT : Saya intel, eh jangan lupa dikirimkan yah, supaya saya langsung meluncur ke bandara

Setelah percakapan tersebut, saya mengirim sms ke Z, dan menanyakan apakah dia mengenal nomor : 081385797988, dan Pak Adi, katanya tidak kenal.

Selanjutnya ada sms dari TT soal nomor2 yang minta diisikan pulsa :

“ini nmr nya.
081370089115*
081370397710*
081376611263*
081360053867*”

Setelah melalui percakapan yang panjang saya menyimpulkan ini adalah penipuan, modusnya bisa dikenali dari
1. Pada awal percakapan tidak mau menyebut nama dan sok kenal, informasi yang kita berikan akan digunakan dia sebagai identitasnya. Mengaku-ngaku sebagai teman dan berkata “masak lupa sama teman sendiri” padahal dia bukan teman saya.
2. Keterangan yang berubah-ubah, soal nama, soal jenis type yang dijual, soal yang dibutuhkan dia apakah perlu DP dan terakhir justru minta pulsa.
3. Harga yang ditawarkan terlalu murah dan dalam jumlah besar, dan seperti asal2an
4. HPnya susah dihubungi dan hanya diwaktu tertentu dinyalakan
5. Dia beralasan memakai nomor baru dan menyuruh menghapus nomor lama yang saya kenal, sehingga saya tidak bisa konfirmasi.

Setelah saya mengambil kesimpulan datang telpon dari TT, percakapannya singkat saya cuma bilang ” dana saya nggak ada pak, lain kali aja” diapun menutup telpon hanya dengan mengatakan “ya sudah”. Saya tidak mau mengomeli, karena nomor saya bisa2 di teror terus sementara saya menggunakan kartu pasca bayar. Hanya saja mudah2an ini menjadi pelajaran untuk kita semua, dan berhati2lah untuk modus baru tersebut. Sebarkan kepada yang belum tahu