<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>A Taro Ada of Ahmad Amiruddin</title>
	<atom:link href="http://taroada.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://taroada.com</link>
	<description>A blog for sharing</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Feb 2012 05:07:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='taroada.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>A Taro Ada of Ahmad Amiruddin</title>
		<link>http://taroada.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://taroada.com/osd.xml" title="A Taro Ada of Ahmad Amiruddin" />
	<atom:link rel='hub' href='http://taroada.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kebakaran dan Listrik</title>
		<link>http://taroada.com/2011/12/29/kebakaran-dan-listrik/</link>
		<comments>http://taroada.com/2011/12/29/kebakaran-dan-listrik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 07:15:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taroada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tech]]></category>
		<category><![CDATA[AKLI]]></category>
		<category><![CDATA[AKLINDO]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran dan Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Konsuil]]></category>
		<category><![CDATA[P2TL]]></category>
		<category><![CDATA[PAKLINA]]></category>
		<category><![CDATA[Pencurian Listrik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taroada.com/?p=672</guid>
		<description><![CDATA[Kebakaran dan Listrik Oleh : Ahmad Amiruddin (taroada.com) Asap membubung, lidah api menjilat langit malam, teriakan orang-orang yang mencari air bersahutan, bercampur baur dengan penghuni rumah yang berusaha mengumpulkan harta tersisa, sementara mobil pemadam kebakaran meraung-raung membelah kemacetan, itulah ilustrasi &#8230; <a href="http://taroada.com/2011/12/29/kebakaran-dan-listrik/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=672&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignright" style="width: 390px"><img src="http://koran-jakarta.com/images/berita/68563.jpg" alt="" width="380" height="285" /><p class="wp-caption-text">Kebakaran di Jakarta (Koran Jakarta 2011)</p></div>
<p>Kebakaran dan Listrik</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh : Ahmad Amiruddin (taroada.com)</p>
<p style="text-align:justify;">Asap membubung, lidah api menjilat langit malam, teriakan orang-orang yang mencari air bersahutan, bercampur baur dengan penghuni rumah yang berusaha mengumpulkan harta tersisa, sementara mobil pemadam kebakaran meraung-raung membelah kemacetan, itulah ilustrasi kebakaran yang hampir setiap hari tayang di TV atau kadang-kadang kita saksikan sendiri. Kebakaran telah menjadi berita rutin, tak sedikit orang terpaksa kehilangan tempat tinggal dan menginap di tempat-tempat darurat akibat rumahnya dilalap si jago merah tanpa ampun. Media Elektonik memberitakan bahwa pada tahun 2011 telah terjadi 736 kali kebakaran di Kota Jakarta. Seperti yang dikutip dari Okezone, dari jumlah tersebut kerugian mencapai Rp. 174 Milyar, yang memakan korban jiwa 12 orang, dan mengakibatkan 72 orang luka-luka yang 11 orang diantaranya adalah karyawan pemadam kebakaran. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta menyatakan sebanyak 62 persen atau 457 kasus dari penyebab kebakaran berasal dari arus listrik.</p>
<p style="text-align:justify;">Data tersebut cukup membuat miris, dari tahun ke tahun listrik disebut sebagai penyebab utama dari kebakaran, angkanya berkisar antara 50-60% dari penyebab kebakaran di Jakarta. Sebenarnya masih menjadi perdebatan benarkah penyebab dari sebagian besar kebakaran itu adalah listrik, karena belum ada hasil penelitian investigatif yang dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran terhadap penyebab kebakaran. Listrik biasanya dijadikan kambing hitam ketika ada kebakaran yang tak mampu di jelaskan penyebabnya.<br />
Di negara yang sudah maju dalam standar keselamatan tenaga listrik maupun dalam investigasi kebakaran, listrik tak masuk dalam 3 besar penyebab kebakaran. Berdasarkan laporan United State Fire Administration (USFA) pada tahun 2003-2007, di Amerika Serikat 40% penyebab kebakaran adalah alat masak, alat pemanas ruangan 14%, rokok 14% dan sisanya adalah kecerobohan.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi sebenarnya tidak mudah untuk menuduh listrik sebagai biang dari kebakaran, meskipun tak bisa dihindari juga bahwa listrik punya potensi untuk memicu kebakaran. Melalui tulisan ini, penulis mencoba untuk menelusuri penyebab-penyebab kebakaran dari sumber listrik.</p>
<p style="text-align:justify;">Api yang menjadi sumber kebakaran memerlukan 3 unsur, yang disebut dengan segitiga api, yaitu: panas, bahan bakar, dan agen oksidasi (biasanya oksigen). Ketiga unsur ini tidak hanya harus ada pada saat yang bersamaan akan tetapi bahan bakar harus dikondisikan sehingga panas dapat bereaksi dengan udara. Listrik memiliki peranan dalam hal ini dengan menyediakan sumber panas.</p>
<div id="attachment_673" class="wp-caption aligncenter" style="width: 484px"><a href="http://taroada.files.wordpress.com/2011/12/segitiga-api.jpg"><img class="wp-image-673 " style="border-color:black;border-style:solid;border-width:1px;" title="Segitiga Api" src="http://taroada.files.wordpress.com/2011/12/segitiga-api.jpg?w=474&#038;h=492" alt="" width="474" height="492" /></a><p class="wp-caption-text">Segitiga Api (taroada.com)</p></div>
<p style="text-align:justify;"><strong>Penyebab Kebakaran dari Listrik</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Hubung Singkat (<em>Short Circuit</em>)</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu contoh dari sumber panas dari listrik adalah hubung singkat. Hubung singkat muncul jika sebuah kabel bertegangan terhubung dengan kabel ground atau common, atau kabel yang berbeda fasa bersentuhan, sehingga terjadi aliran arus tinggi antar kabel. Dalam keadaan fuse atau alat pengaman lainnya bekerja dengan baik, fuse akan memutus aliran listrik, sehingga panas sesaat yang timbul tak cukup signifikan sebagai pemantik kebakaran.</p>
<p style="text-align:justify;">Akan tetapi jika fuse tidak bekerja, arus yang besar akan mengalir melalui kabel secara terus menerus dan akan menyebabkan kabel kelebihan panas (<em>over heated</em>). Dalam jangka waktu tertentu kabel bisa meleleh dan dapat menjadi pemicu kebakaran jika memantik barang-barang disekitarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sirkuit <em>Over Fused</em></p>
<p style="text-align:justify;">Kondisi lain yang menimbulkan panas dari listrik adalah <em>over fused</em>. Dalam kondisi ini kabel memiliki kuat hantar arus yang lebih rendah dari fused yang dipasang, sehingga ketika arus yang mengalir di kabel melebihi ratingnya tidak terjadi pemutusan arus oleh fuse. Meskipun kabel dirancang untuk bekerja diatas <em>rating capacity</em>-nya akan tetapi kenaikan arus melebihi rating ini menyebabkan kabel menjadi lebih panas. Hal ini tidak akan menjadi masalah selama panas tersebut dapat didisipasikan oleh kabel. Akan tetapi jika kabel tersebut tidak memiliki cukup ruang untuk mendisipasi panasnya maka panas tersebut akan bertambah lebih cepat dibandingkan panas yang dapat didisipasikan. Sebagai akibatnya, jika lingkungan sekitar mudah terbakar dapat memulai proses terjadinya api.</p>
<p style="text-align:justify;">Arus Bocor (<em>Leakage Current</em>)</p>
<p style="text-align:justify;">Arus bocor dapat menjadi salah satu penyebab kebakaran oleh listrik. Salah satu penyebab timbulnya arus bocor yaitu ketika air menjadi pengantara listrik. Kawat yang terbuka yang biasanya terdapat pada koneksi dan saklar dapat bersentuhan dengan air pada daerah yang lembab, misalnya kamar mandi atau plafon yang bocor. Karena air dapat menjadi penghantar listrik, maka arus dapat mengalir antara yang kabel yang bertegangan melalui air ke ground. Dalam jangka waktu tertentu, air dapat mengakumulasikan garam yang menambah kemampuannya untuk mengalirkan arus. Pada akhirnya arus ini dapat membentuk sebuah jalur yang yang di sebut jembatan karbon, yang dapat menciptakan busur api secara kontinyu atau membangkitkan panas yang cukup signifikan, yang jika berada di sekitar area yang mudah terbakar dapat menyebabkan terbentuknya api. Kebakaran akibat arus bocor ini dapat dicegah dengan memasang Gawai Pengaman Arus Sisa (GPAS).</p>
<p style="text-align:justify;">Kontak Listrik</p>
<p style="text-align:justify;">Proses kontak dapat juga menyebabkan panas berlebih. Setiap kali kontak Open atau Close, muncul bunga api. Bunga api ini cukup untuk menyebabkan kebakaran jika gas atau udara berada dalam lokasi bunga api tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Langkah Antisipasi</strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Penggunaan Peralatan Tenaga Listrik Sesuai Standar</p>
<p style="text-align:justify;">Secara teknis telah dibahas penyebab-penyebab sumber panas dari listrik yang dapat menyebabkan kebakaran. Proses terjadinya api dapat dicegah jika proteksi dapat berjalan dengan baik dan menggunakan peralatan sesuai dengan standar yang berlaku. Pemasangan peralatan tenaga listrik harus mengikuti standar yang telah ditetapkan, untuk di Indonesia menggunakan Pedoman Umum Instalasi Listrik Tahun 2000 (PUIL 2000).</p>
<p style="text-align:justify;">Pemasangan instalasi di rumah-rumah penduduk dilaksanakan oleh asosiasi kontraktor listrik. Saat ini telah ada 3 asosiasi yang diakui oleh Pemerintah, yaitu AKLI, AKLINDO dan PAKLINA. Instalatir punya peranan yang cukup signifikan dalam rangka mewujudkan pemakaian peralatan standar, karena peralatan yang dipasang dipilih oleh instalatir, masyarakat biasanya hanya menyerahkan saja kepada instalatir. Untuk memberi jaminan keamanan kepada pengguna listrik, Undang-undang Ketenagalistrikan menetapkan bahwa setiap instalasi listrik yang beroperasi harus memiliki sertifikat laik operasi, yang khusus untuk tegangan rendah sertifikasi dilaksanakan oleh Konsuil. Jadi setelah dipasang oleh instalatir, rangkaian tersebut harus diperiksa oleh Konsuil untuk diterbitkan Sertifikat Laik Operasi (SLO), PLN akan memasang setelah Konsuil menerbitkan SLO.</p>
<p style="text-align:justify;">Undang-undang juga mewajibkan tenaga teknik di bidang ketenagalistrikan harus memiliki sertifikat kompetensi, sehingga instalatir yang memasang mengerti seluk beluk standar instalasi listrik.</p>
<p>Pengawasan Barang Beredar</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk meningkatkan keselamatan penggunaan listrik, pemerintah telah menetapkan peralatan instalasi di rumah tangga yang harus memiliki SNI wajib, diantaranya MCB, Tusuk Kontak, Kotak Kontak dan Saklar. Akan tetapi peredaran barang-barang non SNI maupun SNI palsu masih dapat ditemui dibanyak tempat di Jakarta. nggung jauh lebih besar. Untuk mengurangi barang-barang seperti ini pihak terkait Harga barang-barang ini memang lebih murah daripada aslinya akan tetapi resiko yang ditanggung jauh lebih besar. Pihak berwenang khususnya Kementerian Perdagangan harus lebih proaktif melakukan operasi pasar pemberantasan barang-barang palsu dan non-SNI tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Kesadaran Masyarakat</p>
<p style="text-align:justify;">Perkembangan ekonomi menyebabkan peralatan elektronik bertambah secara signfikan sehingga beban listrik meningkat, akibatnya kabel banyak disambung pada satu titik untuk beban yang beragam. Kadang-kadang di perkantoran, satu kotak kontak melayani beban komputer, printer dan dispenser untuk satu ruangan, sementara masih banyak instalasi listrik masih menggunakan desain lama sehingga kabel yang digunakan tidak mampu lagi menahan arus yang melewatinya. Dalam praktik sehari-hari kita sering menemukan sambungan-sambungan listrik yang asal-asalan diperkantoran, bahkan penulis pernah menemukan kabel sambungan dari stop kontak yang digunakan oleh sebuah hotel adalah jenis kabel untuk jaringan internet (UTP cable), tentu ini berbahaya karena kabel UTP tidak dirancang sebagai kabel power, dan hanya dirancang untuk arus lemah.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal yang sama juga sering kita jumpai di perumahan, dimana satu kotak kontak melayani mesin cuci, kulkas, dispenser dan TV, dan yang lebih parah kabel yang digunakan adalah kabel yang ukurannya lebih kecil dari beban yang bisa ditanggung.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena itu masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan peralatan listrik dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, misalnya dengan melakukan perubahan instalasi listrik dengan desain dan spesifikasi yang lebih aman.</p>
<p style="text-align:justify;">Pemberantasan Pemakaian Listrik Ilegal</p>
<div id="attachment_674" class="wp-caption aligncenter" style="width: 603px"><a href="http://taroada.files.wordpress.com/2011/12/operasi-p2tl.jpg"><img class="size-full wp-image-674" title="operasi P2TL" src="http://taroada.files.wordpress.com/2011/12/operasi-p2tl.jpg?w=593&#038;h=474" alt="" width="593" height="474" /></a><p class="wp-caption-text">Operasi Gabungan Penertiban Listrik Ilegal (barat.jakarta.go.id 2011)</p></div>
<p>Dinas Pemadam kebakaran mensinyalir bahwa kebakaran akibat arus pendek listrik disebabkan oleh penyambungan listrik ilegal atau pencurian listrik. Ada beberapa modus pencurian listrik, diantaranya adalah sambungan langsung diluar Alat Pengukur dan Pembatas (APP) serta mengganti MCB PLN dengan rating yang lebih tinggi.</p>
<p>Sambungan langsung sangat berbahaya karena minim proteksi, dan kabel yang digunakan biasanya tidak standar. Sedangkan mengganti MCB berbahaya jika arus yang mengalir di kabel instalasi melewati ratingnya, dan kabel yang digunakan telah berusia tua. Disamping itu pemakaian listrik ilegal ini juga merugikan negara karena banyaknya losses PLN.</p>
<p>Masalah pencurian listrik dapat diberantas dengan cara mengintensifkan operasi Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL), serta mempercepat proses sambung baru dan penambahan daya karena kadang-kadang pelanggan melakukan sambungan langsung atau mengganti MCB (pembatas daya kontrak PLN) karena kesulitan untuk melakukan pemasangan listrik atau menaikkan daya.</p>
<p>Salam</p>
<p><a href="http://taroada.com"><img class="size-thumbnail wp-image-675 alignleft" title="Taroada" src="http://taroada.files.wordpress.com/2011/12/taroada.jpg?w=150&#038;h=139" alt="" width="150" height="139" /></a></p>
<p>Daftar Pustaka:</p>
<p>&#8220;ELECTRICAL FIRE CAUSES.&#8221; <em>Walters Forensic Engineering Inc.</em> Web. 28 Dec. 2011. &lt;http://www.waltersforensic.com/fire/vol5-no2.htm&gt;.</p>
<p>&#8220;Electricity and Fire – NFPA 921.&#8221; <em>Fire and Arson Investigations</em>. National Fire Protection Association, 1998. Web. 28 Dec. 2011. &lt;http://www.interfire.org/res_file/92114-10.asp&gt;.</p>
<p>15th ed. FEMA. <em>Fire in the United States 2003-2007</em>. US Fire Administartion, Oct. 2009. Web. &lt;http://www.usfa.fema.gov/downloads/pdf/statistics/fa_325.pdf&gt;.</p>
<p>Fred. &#8220;Fire Behavior Myths and Misconceptions.&#8221; <em>Expertlaw.com</em>. Sept. 2003. Web. 28 Dec. 2011. &lt;http://www.expertlaw.com/library/fires/fire_behavior.html&gt;.</p>
<p>&#8221; Selama 2011, Api Ngamuk 736 Kali Di Jakarta.&#8221; <em>Okezone.com</em>. Web. 28 Dec. 2011. &lt;http://news.okezone.com/read/2011/10/03/338/510064/selama-2011-api-ngamuk-736-kali-di-jakarta&gt;.</p>
<p>Undang-undang Nomor 30 Tahun 2009 Tentang Ketenaglistrikan (2009)</p>
<br />Filed under: <a href='http://taroada.com/category/tech/'>Tech</a> Tagged: <a href='http://taroada.com/tag/akli/'>AKLI</a>, <a href='http://taroada.com/tag/aklindo/'>AKLINDO</a>, <a href='http://taroada.com/tag/keamanan-instalasi/'>Keamanan instalasi</a>, <a href='http://taroada.com/tag/kebakaran-dan-listrik/'>Kebakaran dan Listrik</a>, <a href='http://taroada.com/tag/konsuil/'>Konsuil</a>, <a href='http://taroada.com/tag/p2tl/'>P2TL</a>, <a href='http://taroada.com/tag/paklina/'>PAKLINA</a>, <a href='http://taroada.com/tag/pencurian-listrik/'>Pencurian Listrik</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taroada.wordpress.com/672/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taroada.wordpress.com/672/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taroada.wordpress.com/672/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taroada.wordpress.com/672/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taroada.wordpress.com/672/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taroada.wordpress.com/672/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taroada.wordpress.com/672/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taroada.wordpress.com/672/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taroada.wordpress.com/672/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taroada.wordpress.com/672/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taroada.wordpress.com/672/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taroada.wordpress.com/672/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taroada.wordpress.com/672/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taroada.wordpress.com/672/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=672&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taroada.com/2011/12/29/kebakaran-dan-listrik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c314d2c30836be840a250ebfa67656e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">taroada</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://koran-jakarta.com/images/berita/68563.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://taroada.files.wordpress.com/2011/12/segitiga-api.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Segitiga Api</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://taroada.files.wordpress.com/2011/12/operasi-p2tl.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">operasi P2TL</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://taroada.files.wordpress.com/2011/12/taroada.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Taroada</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nur Pamudji, Pendekar Sederhana Pengganti Dahlan Iskan</title>
		<link>http://taroada.com/2011/11/07/nur-pamudji-pendekar-sederhana-pengganti-dahlan-iskan/</link>
		<comments>http://taroada.com/2011/11/07/nur-pamudji-pendekar-sederhana-pengganti-dahlan-iskan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Nov 2011 07:04:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taroada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tech]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Utama PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Penerus Dahlan Iskan]]></category>
		<category><![CDATA[Profil Nur Pamudji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taroada.wordpress.com/?p=660</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Ahmad Amiruddin Subuh hari itu, Andi bangun lebih pagi dari biasanya. Semalam sebenarnya dia cukup sibuk mempersiapkan keberangkatannya, dan tak bisa tidur hingga jam 1 malam. Di pagi-pagi buta itu dia ada janji dengan General Managernya untuk berangkat &#8230; <a href="http://taroada.com/2011/11/07/nur-pamudji-pendekar-sederhana-pengganti-dahlan-iskan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=660&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Oleh : Ahmad Amiruddin</p>
<p style="text-align:justify;">Subuh hari itu, Andi bangun lebih pagi dari biasanya. Semalam sebenarnya dia cukup sibuk mempersiapkan keberangkatannya, dan tak bisa tidur hingga jam 1 malam. Di pagi-pagi buta itu dia ada janji dengan General Managernya untuk berangkat mendaki Gunung Gede. Andi tak bisa memejamkan mata karena berkhayal jangan sampai sebagai anggota tim paling muda dari 5 orang yang berangkat dia sendiri yang tidak bisa sampai ke puncak, jangan sampai telat bangun dan kemungkinan-kemungkinan lainnya.</p>
<div id="attachment_665" class="wp-caption aligncenter" style="width: 463px"><a href="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/nur-pamudji_gunung-gede.jpg"><img class="size-full wp-image-665" title="Nur Pamudji_Gunung Gede" src="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/nur-pamudji_gunung-gede.jpg?w=593" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Nur Pamudji dengan Latar Gunung Gede (FB Nur Pamudji)</p></div>
<p style="text-align:justify;">Tepat di waktu yang dijanjikan, Andi di jemput oleh sang GM dan anggota tim yang lain, dan berlima mereka menuju Gunung Gede. Dalam perjalanan mendaki puncak Gunung Gede Andi dia sempat terkaget-kaget akan stamina bosnya yang selalu berada didepan, sehingga sebagai anak muda dia hampir dipermalukan. Dari perjalanan pendakian itu Andi belajar banyak filosofi hidup dari sang Bos, Andi menyebut bosnya sebagai Pendekar.</p>
<div id="attachment_661" class="wp-caption aligncenter" style="width: 303px"><a href="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/nur-pamudji.jpg"><img class="size-medium wp-image-661" title="Nur Pamudji" src="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/nur-pamudji.jpg?w=293&#038;h=300" alt="" width="293" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Nur Pamudji (Foto : FB Nur Pamudji)</p></div>
<p style="text-align:justify;">Keikutsertaan Andi dalam tim tersebut bisa dibilang kebetulan, bermula dari status di Facebook sang GM yang ingin menapak puncak Gunung Gede, Andi dengan sedikit iseng mengomentari agar bisa diikutkan, dan tanpa dia sangka dihubungi untuk mempersiapkan diri. Saat itu tahun 2009, General Manager tersebut adalah Nur Pamudji, Direktur Utama PLN sekarang dan Andi, lengkapnya Andi Makkuradde, adalah sahabat saya sedari kecil yang sekarang bekerja di PLN.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama PLN, Nur Pamudji adalah Direktur Energi Primer. Dia adalah Direksi termuda PLN saat itu. Ketika Dahlan Iskan terpilih dan naik pangkat sebagai Menteri BUMN, timbul pertanyaan siapa yang akan menggantikannya. Orang-orangpun menebak siapa penerusnya. Sebagai menteri BUMN yang punya kuasa besar menentukan siapa Direktur Utama PLN, Dahlan beruntung karena telah mengenal PLN dengan sangat mendalam. Dia tentu akan memilih orang-orang berdasarkan kemampuan dan telah diseleksinya secara alami dalam keseharian bekerja PLN. Dahlan sempat memberikan beberapa petunjuk tentang calon penerusnya, dia adalah orang internal PLN, lebih muda dari dirinya dan tidak akan memilih kalau orangnya ngotot ingin menjabat.</p>
<p style="text-align:justify;">Sesaat setelah Dahlan Iskan diangkat, saya mengobrol dengan Andi tentang kans siapa yang akan menjadi pengganti bos besarnya. Andi dengan keyakinan besar mengatakan bahwa mantan bosnyalah yang akan menjadi bos besar. Menurut analisa Andi, semua petunjuk yang disebutkan oleh Dahlan Iskan dalam catatannya mengarah ke Nur Pamudji. Nur Pamudji adalah Direksi PLN saat Dahlan menjabat, dia lebih muda dari Dahlan, orangnya tidak ngotot ingin menjabat, dan yang paling penting menurut Andi adalah dia adalah Direksi yang paling mirip dengan Dahlan Iskan. Nur Pamudji memiliki prinsip, kita bekerja saja biar nanti orang melihat, sangat sesuai dengan prinsip yang ditanamkan oleh Dahlan Iskan, jauhi politik, kerja, kerja, kerja!!!. Ternyata sama seperti Dahlan Iskan Nur Pamudji juga mantan wartawan.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut teman saya ini, saat menjabat General Manager PLN P3B Jawa Bali, dia menempelkan daftar harta kekayaannya untuk dilihat oleh semua karyawan, hartanya adalah sebuah rumah dinas jatah PLN yang dicicil selama 20 tahun dengan bunga 0%, mobil pribadinya satu, dan mobil dinasnya adalah warisan dari GM sebelumnya, dia tidak meminta mobil baru, total kekayaannya saat itu 1.3 Milyar, untuk pegawai PLN sekelas GM itu adalah jumlah yang sangat sedikit, manajer dengan level dibawahnya rata-rata lebih kaya dari dia.</p>
<p style="text-align:justify;">Nur Pamudji memulai kuliahnya di ITB pada tahun 1979, kemudian mendapatkan gelar S-2 untuk bidang Electric Power UNSW Sydney serta National University of Singapore di Bidang Public Management. Pria asal Malang ini masuk PLN pada tahun 1985. Sebelum menjabat sebagai GM di P3B Jawa Bali. Nur Pamudji adalah Manager Bidang di tempat yang sama, dalam tradisi PLN seorang Manager Bidang sangat sulit untuk promosi langsung menjadi GM diunit yang sama sehingga harus dipindahkan dulu ketempat lain, tapi kinerja dan kecerdasan Nur Pamudji menjadikannya pengecualian. Ketika Dahlan Iskan menjadi Direktur Utama PLN, dia ditarik menjadi Direktur Energi Primer.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada hal unik dari diri Nur Pamudji sehingga Andi menyebutnya Pendekar. Nur Pamudji memiliki prinsip untuk menjaga tubuhnya, menjaga perutnya dan menjaga pikirannya. Sudah 6 tahun dia tidak nonton TV dan tidak punya TV dirumahnya. Nur Pamudji juga penggemar olahraga pernapasan. Dia masih sanggup berlari 10 kali mengelilingi lapangan sepakbola.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena kekagumannya dengan bosnya teman saya memberi nama depan anaknya Nur. Kita berharap dengan kepemimpinan pak Nur Pamudji PLN bisa lebih maju dan menerangi seluruh nusantara</p>
<br />Filed under: <a href='http://taroada.com/category/tech/'>Tech</a> Tagged: <a href='http://taroada.com/tag/direktur-utama-pln/'>Direktur Utama PLN</a>, <a href='http://taroada.com/tag/penerus-dahlan-iskan/'>Penerus Dahlan Iskan</a>, <a href='http://taroada.com/tag/profil-nur-pamudji/'>Profil Nur Pamudji</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taroada.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taroada.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taroada.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taroada.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taroada.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taroada.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taroada.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taroada.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taroada.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taroada.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taroada.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taroada.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taroada.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taroada.wordpress.com/660/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=660&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taroada.com/2011/11/07/nur-pamudji-pendekar-sederhana-pengganti-dahlan-iskan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c314d2c30836be840a250ebfa67656e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">taroada</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/nur-pamudji_gunung-gede.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Nur Pamudji_Gunung Gede</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/nur-pamudji.jpg?w=293" medium="image">
			<media:title type="html">Nur Pamudji</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Misteri Paku Di Tubuh Syafira</title>
		<link>http://taroada.com/2011/11/05/misteri-paku-di-tubuh-syafira/</link>
		<comments>http://taroada.com/2011/11/05/misteri-paku-di-tubuh-syafira/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2011 23:51:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taroada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Recent]]></category>
		<category><![CDATA[Kejanggalan Paku Syafira]]></category>
		<category><![CDATA[Misteri Paku di Tubuh Syafira]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taroada.wordpress.com/?p=655</guid>
		<description><![CDATA[Santernya pemberitaan tentang paku di betis kiri dan kanan di tubuh bocah Safira-3 tahun- menimbulkan kehebohan di kalangan masyarakat. Keberaadan paku di tubuh manusia sangat sulit bahkan mustahil untuk dijelaskan. Beberapa tahun sebelumnya, kita juga dikejutkan dengan berita tentang seorang &#8230; <a href="http://taroada.com/2011/11/05/misteri-paku-di-tubuh-syafira/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=655&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Santernya pemberitaan tentang paku di betis kiri dan kanan di tubuh bocah Safira-3 tahun- menimbulkan kehebohan di kalangan masyarakat. Keberaadan paku di tubuh manusia sangat sulit bahkan mustahil untuk dijelaskan.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa tahun sebelumnya, kita juga dikejutkan dengan berita tentang seorang ibu yang tumbuh kawat didalam dirinya, kawat tersebut menyatu dalam jaringan si ibu hingga sekarang. Masih menjadi perdebatan, dari mana asal paku tersebut, dan bagaimana caranya dia bisa bersarang disana. Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya di RS Andi Makkasau, terdapat beberapa keanehan untuk kasus Syafira:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Posisi paku</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Posisi paku yang didapatkan berada dalam arah yang sama, dengan ujung paku menghadap kebawah dan semua didapatkan dalam jaringan kulit.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tidak terikat dengan jaringan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Awalnya, tim bermaksud hanya mengambil satu sampel untuk di lakukan uji laboratorium terlebih dahulu, namun ternyata paku tersebut tidak terikat dengan jaringan tubuh, yang artinya adalah benda yang berasal dari luar, agak berbeda dengan kejadian manusia kawat di banjarmasin yang kawatnya terus tumbuh dari dalam tubuh. Akhirnya setelah melihat yang ada adalah paku, maka diputuskan untuk mengeluarkan semua paku dalam operasi yang memakan waktu 2 jam.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Misteri jarum suntik baru</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dari ke-26 benda logam yang didapatkan, terdapat satu benda logam yang berbeda yaitu sebuah jarum suntik. Potongan jarum suntik tersebut dalam kondisi baru. Dalam rontgen yang dilakukan oleh tim dokter sebelumnya tidak ditemukan jarum suntik.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Luka-luka di sekitar betis Syafira</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Disekitar betis syafira terdapat bekas-bekas luka hitam yang menurut pengakuan orang tuanya adalah bekas cacar. Banyak orang yang berpendapat bahwa bisa saja luka-luka tersebut menjadi jalan masuk paku.</p>
<p>Dari mana asal paku-paku tersebut? Ada yang mengatakan ini adalah santet, orang tua Syafira sendiri sudah membantah sengaja memasukkannya. Syafira sendiri yang ditanya, hanya mengeluarkan ekspresi mengepalkan tangan dan menggumam seperti orang yang gemas “ihhhhhh” katanya.</p>
<p>Foto-fotonya bisa dilihat di:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://taroada.wordpress.com/2011/11/05/exclusive-foto-paku-di-betis-syafira/">http://taroada.wordpress.com/2011/11/05/exclusive-foto-paku-di-betis-syafira/</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://taroada.com/category/recent/'>Recent</a> Tagged: <a href='http://taroada.com/tag/kejanggalan-paku-syafira/'>Kejanggalan Paku Syafira</a>, <a href='http://taroada.com/tag/misteri-paku-di-tubuh-syafira/'>Misteri Paku di Tubuh Syafira</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taroada.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taroada.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taroada.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taroada.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taroada.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taroada.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taroada.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taroada.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taroada.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taroada.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taroada.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taroada.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taroada.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taroada.wordpress.com/655/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=655&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taroada.com/2011/11/05/misteri-paku-di-tubuh-syafira/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c314d2c30836be840a250ebfa67656e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">taroada</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>[Exclusive] Foto Paku di Betis Syafira</title>
		<link>http://taroada.com/2011/11/05/exclusive-foto-paku-di-betis-syafira/</link>
		<comments>http://taroada.com/2011/11/05/exclusive-foto-paku-di-betis-syafira/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2011 23:44:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taroada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Recent]]></category>
		<category><![CDATA[Misteri Paku Syafira]]></category>
		<category><![CDATA[Paku di Betis Syafira]]></category>
		<category><![CDATA[Syafira Bocah Paku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taroada.wordpress.com/?p=646</guid>
		<description><![CDATA[Saya berkesempatan untuk memoto langsung paku-paku yang diangkat dari betis Syafira, bocah 3 tahun, yang dioperasi di RS A. Makkasau Pare-pare akibat banyaknya benda logam ditubuhnya. Terdapat 19 buah paku dari betis kiri dan 7 buah paku dari betis kanan. &#8230; <a href="http://taroada.com/2011/11/05/exclusive-foto-paku-di-betis-syafira/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=646&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Saya berkesempatan untuk memoto langsung paku-paku yang diangkat dari betis Syafira, bocah 3 tahun, yang dioperasi di RS A. Makkasau Pare-pare akibat banyaknya benda logam ditubuhnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Terdapat 19 buah paku dari betis kiri dan 7 buah paku dari betis kanan. Paku dari betis kiri lebih besar dan lebih panjang dari yang disebelah kanan, bentuknya agak berulir, mirip isi busur-busur’-sejenis senjata panah kecil untuk perang-perangan di sulsel-. Dari 19 paku tersebut 4 diantaranya beukuran sekitar 5 cm dan sisanya berukuran lebih kecil, 18 diantaranya telah berkarat dan 1 buah paku masih dalam kondisi baru. Sedangkan pada betis kanannya terdapat 6 buah paku dan 1 buah jarum suntik, dimana paku-pakunya tidak berulir dan telah berkarat sedangkan jarum suntik masih dalam keadaan baru. Dari semua paku tersebut tidak ada satupun paku yang memiliki bagian kepala yang tumpul, semuanya sudah terpotong, jarum suntik juga demikian sudah terpotong dengan sempurna.</p>
<div id="attachment_649" class="wp-caption aligncenter" style="width: 458px"><a href="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/img_0314_edit.jpg"><img class="size-full wp-image-649" title="IMG_0314_edit" src="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/img_0314_edit.jpg?w=593" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Paku dari Betis Kiri</p></div>
<div id="attachment_650" class="wp-caption aligncenter" style="width: 346px"><a href="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/img_0318_edit.jpg"><img class="size-full wp-image-650" title="IMG_0318_edit" src="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/img_0318_edit.jpg?w=593" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Paku dan Jarum Suntik dari Betis Kanan</p></div>
<div id="attachment_651" class="wp-caption aligncenter" style="width: 554px"><a href="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/img_0320_edit.jpg"><img class="size-full wp-image-651" title="IMG_0320_edit" src="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/img_0320_edit.jpg?w=593" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Paku dari Betis Kiri dengan Ukuran Koin Sebagai Pembanding</p></div>
<div id="attachment_652" class="wp-caption aligncenter" style="width: 458px"><a href="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/img_0321_edit.jpg"><img class="size-full wp-image-652" title="IMG_0321_edit" src="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/img_0321_edit.jpg?w=593" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Paku dari Betis Sebelah Kanan dengan Koin sebagai Pembanding</p></div>
<br />Filed under: <a href='http://taroada.com/category/recent/'>Recent</a> Tagged: <a href='http://taroada.com/tag/misteri-paku-syafira/'>Misteri Paku Syafira</a>, <a href='http://taroada.com/tag/paku-di-betis-syafira/'>Paku di Betis Syafira</a>, <a href='http://taroada.com/tag/syafira-bocah-paku/'>Syafira Bocah Paku</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taroada.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taroada.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taroada.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taroada.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taroada.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taroada.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taroada.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taroada.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taroada.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taroada.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taroada.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taroada.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taroada.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taroada.wordpress.com/646/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=646&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taroada.com/2011/11/05/exclusive-foto-paku-di-betis-syafira/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c314d2c30836be840a250ebfa67656e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">taroada</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/img_0314_edit.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0314_edit</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/img_0318_edit.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0318_edit</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/img_0320_edit.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0320_edit</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://taroada.files.wordpress.com/2011/11/img_0321_edit.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0321_edit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ahmad Fuadi, Berbagi dan Bonus Film</title>
		<link>http://taroada.com/2011/10/30/ahmad-fuadi-berbagi-dan-bonus-film/</link>
		<comments>http://taroada.com/2011/10/30/ahmad-fuadi-berbagi-dan-bonus-film/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Oct 2011 11:45:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taroada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Fuadi]]></category>
		<category><![CDATA[Film Negeri 5 Menara]]></category>
		<category><![CDATA[Negeri 5 Menara]]></category>
		<category><![CDATA[Novel Negeri 5 Menara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taroada.wordpress.com/?p=639</guid>
		<description><![CDATA[Tampil dengan balutan kemeja putih berlengan panjang dan celana jeans biru, Ahmad Fuadi hadir berbagi pengalamannya dalam proses menciptakan karya fenomenal di Telkomsel Kompasiana Blogshop 28 Oktober 2011. Novel Negeri 5 Menara (N5M) gubahan Ahmad Fuadi mengetengahkan kisah romantisme khas &#8230; <a href="http://taroada.com/2011/10/30/ahmad-fuadi-berbagi-dan-bonus-film/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=639&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tampil dengan balutan kemeja putih berlengan panjang dan celana jeans biru, Ahmad Fuadi hadir berbagi pengalamannya dalam proses menciptakan karya fenomenal di Telkomsel Kompasiana Blogshop 28 Oktober 2011. Novel Negeri 5 Menara (N5M) gubahan Ahmad Fuadi mengetengahkan kisah romantisme khas anak pondokan, yang menurut pengakuan Fuadi telah dicetak 200 ribu kopi dalam 2 tahun, sebuah rekor bagi Penerbit Kompas Gramedia. N5M diangkat dari kisah nyata sang penulis dari negerinya yang jauh di tepi Danau Maninjau hingga kemudian merantau ke Gontor. Di Gontor Fuadi mendapatkan banyak pelajaran hidup, dan mantra pertama yang diajarkan ustadnya “manjadda wa jada”, siapa yang bersungguh-sungguh akan sukses, menjadi pengikat dari buku yang ditulisnya. Menurut Bang Fuadi, dia cukup beruntung karena sebelumnya tak ada yang membuat novel tentang cerita kehidupan pesantren padahal pesantren di Indonesia ada puluhan ribu. “buku saya tak laku di Gontor” kata Bang Fuadi, karena bagi orang Gontor hal itu biasa saja. Alif, tokoh utama dalam cerita N5M bisa diganti dengan nama siapa saja santri Gontor, karena begitulah memang kehidupan disana.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 586px"><img class=" " src="https://lh3.googleusercontent.com/-WeBR8cgbOhw/Tq0GVy8C0_I/AAAAAAAAACQ/uqx4poC_7kc/s720/DSCF2256.JPG" alt="Ahmad Fuadi (Foto : Imansyah Rukka)" width="576" height="384" /><p class="wp-caption-text">Ahmad Fuadi (Foto : Imansyah Rukka)</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><strong>Kisah Nyata</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Meski diangkat dari kisah nyata dan sebagian besar peristiwa yang diangkatnya dalam novel adalah pengalaman pribadinya namun novel N5M bukanlah biografi seorang Ahmad Fuadi. Dengan menjadikan tokoh rekaan Alif, maka Fuadi memberi jarak antara dirinya dengan sang tokoh. Dia sempat mengalami keraguan saat menciptakan novel ini, sampai dibatas mana akan membuka kisah hidupnya, tapi kemudian dia beranggapan toh ini bukan biografinya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Fuadi lahir Tahun 1972 di tepi Danau Maninjau Sumatera Barat. Pada usia 15 tahun, setamat SMP, dia dipaksa oleh ibunya untuk sekolah agama dan dikirimlah dia untuk bersekolah di Pondok Modern Darussalam Gontor. Setamat dari Gontor Fuadi melanjutkan kuliah pada jurusan Hubungan Internasional Universitas Pajajaran. Setelah Sarjana Fuadi menjadi wartawan TEMPO, tetapi kemudian dia mendapat beasiswa ke Amerika, sekaligus menjadi reporter Voice of Amerika. Bang Fuadi adalah penerima 8 macam beasiswa dan telah mengunjungi 30 negara.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><strong>Titik Balik</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Awalnya Fuadi tak berniat membuat buku, akan tetapi suatu saat ditahun 2007 dia merasa telah mencapai segala mimpinya, dia teringat akan pesan gurunya di Pesantren bahwa “sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain”. Karena itu dia ingin berbagi kisah-kisah hidupnya yang bisa jadi inspirasi bagi orang lain. Maka dia mulai mengumpulkan bahan-bahan tulisan. Fuadi membaca kembali semua surat-surat ibunya yang dikirim kepadanya saat di pesantren, meminta dikirimi foto-foto selama nyantri dari teman-temannya, membaca buku-buku yang berhubungan dengan asrama dan persahabatan seperti Laskar Pelangi, The Kite Runner, Harry Potter dan melakukan riset untuk memperkuat ceritanya. Setelah menguatkan tekadnya untuk membuat novel dan mencari bahan, Fuadi kemudian membuat <em>mind mapping</em> mengenai proyek bukunya, berisi alur, tokoh, setting dan plot.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dia tak menulis langsung keseluruhan bukunya, tapi membuat gambaran besarnya yang kira-kira nanti menjadi bagian dari daftar isi, kemudian setiap gambaran besar cerita itu dipecah-pecah dalam kalimat-kalimat pendek yang menggambarkan peristiwa yang akan diceritakannya. Baru setelah itu kalimat-kalimat pendek tersebut disambung menjadi satu paragraf dan kemudian menjadi rangkaian cerita utuh. Bang Fuadi menyediakan waktunya setengah jam setiap selesai shalat subuh untuk menulis ceritanya minimal satu halaman, dengan cara seperti itu katanya bukunya selesai dalam waktu satu setengah tahun. Itu dilakukannya untuk Negeri Lima Menara juga untuk novel kedua Ranah Tiga Warna.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><strong>Dukungan Istri</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Istri Bang Fuadi, Mbak Yayi, adalah wartawan Tempo juga. Dialah yang menjadi editor dari buku-buku Bang Fuadi, bisa dikatakan dialah yang membaca, mencoret dan memperbaiki tulisan Ahmad Fuadi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">Dalam Novel Ranah 3 Warna Bang Fuadi menuliskan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">“Kalaulah kulit novel ini boleh ada 2 nama pengarang, tanpa ragu akan saya tuliskan nama istri saya. Danya “Yayi” Dewanti sebagai penulis kedua. Karena Yayi-lah yang banyak memberi masukan mulai dari plot, diksi sampai remeh-temeh tata bahasa. Dia bermain di berbagai lini, mulai sebagai suporter, editor sampai penasehat ahli”.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><strong>Laku dan Difilmkan itu Hanya Bonus</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">Bang Fuadi tak pernah berpikir bahwa bukunya akan laku keras dan dibaca banyak orang. Prinsip awal ketika dia menulis buku adalah asal ada yang baca. Ketika ada 2 orang yang membacanya, itu sudah bonus, dan ketika ada 1000 orang itu lebih bonus lagi apalagi sampai 200 ribu orang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Nah kemudian, ketika dia mendapatkan tawaran dari produser million production untuk mengangkat novel tersebut ke layar lebar itu menjadi bonus juga. Bang Fuadi berpandangan bahwa niat awalnya adalah berbagi, maka dengan difilmkannya novel N5M maka akan semakin banyak orang yang bisa terinspirasi.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 514px"><img class=" " src="https://lh6.googleusercontent.com/-Qv_ZvryBHDI/Tq0GV-rVt_I/AAAAAAAAACM/V6FIa5UvuPI/s720/DSCF2246.JPG" alt="Salah satu (bocoran) adegan film Negeri 5 Menara (Foto : Imansyah Rukka)" width="504" height="336" /><p class="wp-caption-text">Salah satu (bocoran) adegan film Negeri 5 Menara (Foto : Imansyah Rukka)</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Bang Fuadi berpikir bahwa buku itu tidak cukup hanya menginspirasi tapi harus berwujud dalam tindakan. Karena itu, setelah sukses dengan novelnya Ahmad Fuadi dan istrinya membentuk Komunitas 5 Menara. Beberapa persen hasil penjualan bukunya disumbangkan untuk pembangunan sekolah yang dikelola komunitas ini.Saat ini telah ada sekolah yang dibangun di Sumatera Barat dan di Bintaro, karena itu ketika ada yang meminta buku secara gratis kemarin Bang Fuadi berkata “ beli bukunya, buat sumbangan ke Komunitas 5 Menara” .</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">Pesan dari Bang fuadi yang masih terngiang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">“Menulislah dengan hati karena apa yang ditulis dengan hati akan sampai dihati”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">Salam</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">Ahmad Amiruddin</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><em>- Yang msh menyesal tak bawa buku N5M dan R3W utk tandatangan pengarangnya</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://taroada.com/category/buku/'>Buku</a>, <a href='http://taroada.com/category/film/'>Film</a> Tagged: <a href='http://taroada.com/tag/ahmad-fuadi/'>Ahmad Fuadi</a>, <a href='http://taroada.com/tag/film-negeri-5-menara/'>Film Negeri 5 Menara</a>, <a href='http://taroada.com/tag/negeri-5-menara/'>Negeri 5 Menara</a>, <a href='http://taroada.com/tag/novel-negeri-5-menara/'>Novel Negeri 5 Menara</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taroada.wordpress.com/639/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taroada.wordpress.com/639/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taroada.wordpress.com/639/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taroada.wordpress.com/639/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taroada.wordpress.com/639/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taroada.wordpress.com/639/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taroada.wordpress.com/639/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taroada.wordpress.com/639/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taroada.wordpress.com/639/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taroada.wordpress.com/639/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taroada.wordpress.com/639/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taroada.wordpress.com/639/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taroada.wordpress.com/639/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taroada.wordpress.com/639/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=639&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taroada.com/2011/10/30/ahmad-fuadi-berbagi-dan-bonus-film/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c314d2c30836be840a250ebfa67656e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">taroada</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://lh3.googleusercontent.com/-WeBR8cgbOhw/Tq0GVy8C0_I/AAAAAAAAACQ/uqx4poC_7kc/s720/DSCF2256.JPG" medium="image">
			<media:title type="html">Ahmad Fuadi (Foto : Imansyah Rukka)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://lh6.googleusercontent.com/-Qv_ZvryBHDI/Tq0GV-rVt_I/AAAAAAAAACM/V6FIa5UvuPI/s720/DSCF2246.JPG" medium="image">
			<media:title type="html">Salah satu (bocoran) adegan film Negeri 5 Menara (Foto : Imansyah Rukka)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penipu SMS Masih Berkeliaran</title>
		<link>http://taroada.com/2011/10/26/penipu-sms-masih-berkeliaran/</link>
		<comments>http://taroada.com/2011/10/26/penipu-sms-masih-berkeliaran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 00:49:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taroada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[Penipu]]></category>
		<category><![CDATA[SMS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taroada.wordpress.com/?p=637</guid>
		<description><![CDATA[Awalnya saya pikir tipuan SMS itu gak ada lagi. Sejak Rame-rame dan heboh-heboh kemarin, saya yakin para operator sudah banyak berbenah. Konten premiumpun dihentikan sementara, bahkan RBT dihentikan sementara. Tapi kita tak tahu yang namanya sementara itu bisa sejam, sehari, &#8230; <a href="http://taroada.com/2011/10/26/penipu-sms-masih-berkeliaran/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=637&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Awalnya saya pikir tipuan SMS itu gak ada lagi. Sejak Rame-rame dan heboh-heboh kemarin, saya yakin para operator sudah banyak berbenah. Konten premiumpun dihentikan sementara, bahkan RBT dihentikan sementara.<br />
Tapi kita tak tahu yang namanya sementara itu bisa sejam, sehari, seminggu atau sebulan. Heboh SMS sudah hilang dari peredaran, digantikan isu reshuffle yang juga sebentar lagi basi. Besok-besok orang sudah lupa kalau dulu banyak yang ketipu ngirim SMS, beli konten tanpa disadari atau pulsanya kesedot berbulan-bulan tanpa bisa dihentikan.</p>
<p>SMS dari</p>
<p>Hari ini saya dapat hadiah 15 juta, luar biasa senangnya. Sayangnya rasa ragunya lebih besar lagi. Pengirimnya tertulis TELKOMSEL@POIN, canggih bener.<br />
Selengkapnya SMS-nya<br />
TELKOMSEL@POIN<br />
(777)Selamat! SimCard anda<br />
mendptkan cek tunai senilai Rp. 15 jt<br />
dr telkomsel poin<br />
u/info Hub;<br />
PT. TELKOMSEL<br />
021 2871 7886<br />
Karena penasaran pengen dapet 15 juta saya coba hubungi Telkomsel 111, mbaknya diujung sana mengecek apakah ada atau tidak nomor saya dalam pemenang Telkomsel Poin, katanya tak ada dan bisa dipastikan itu penipuan, dan bukan cuma saya yang telah melaporkan, sekarang sedang ditindaklanjuti.<br />
Saya sih bisa membaca kalau ini penipuan, tapi yang membuat saya kagum sama penipunya nomor yang tercantum di HP saya adalah TELKOMSEL@POIN, nomornya sudah langsung terconvert menjadi nama. Sependek pengetahuan saya yang bisa merubah nama langsung adalah operator, tak bisa sembarang orang yang bisa, kalau semua orang bisa langsung merubah nama begitu, bisa celaka dunia pertelekomunikasian.<br />
Harapan saya, tidak ada kerjasama antara Telkomsel dengan sang pengirim, karena itu, hal-hal semacam ini harus ditindak cepat. Saya sudah banyak mendengar orang yang mentransfer uang karena diiming-imingi hadiah yang banyak, dan itu manusiawi menurut saya. So, hati-hati aja, tipuan SMS masih bisa muncul dan menggerogoti pulsa atau rekening anda.</p>
<p>Salam<br />
Ahmad Amiruddin</p>
<br />Filed under: <a href='http://taroada.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a> Tagged: <a href='http://taroada.com/tag/hadiah/'>Hadiah</a>, <a href='http://taroada.com/tag/penipu/'>Penipu</a>, <a href='http://taroada.com/tag/sms/'>SMS</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taroada.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taroada.wordpress.com/637/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taroada.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taroada.wordpress.com/637/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taroada.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taroada.wordpress.com/637/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taroada.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taroada.wordpress.com/637/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taroada.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taroada.wordpress.com/637/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taroada.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taroada.wordpress.com/637/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taroada.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taroada.wordpress.com/637/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=637&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taroada.com/2011/10/26/penipu-sms-masih-berkeliaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c314d2c30836be840a250ebfa67656e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">taroada</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fadel Muhammad dan Hukum Karma</title>
		<link>http://taroada.com/2011/10/22/fadel-muhammad-dan-hukum-karma/</link>
		<comments>http://taroada.com/2011/10/22/fadel-muhammad-dan-hukum-karma/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Oct 2011 02:05:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taroada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Recent]]></category>
		<category><![CDATA[Fadel Muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Karma]]></category>
		<category><![CDATA[Kabinet]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taroada.wordpress.com/?p=634</guid>
		<description><![CDATA[Kaget, kecewa, senang, sedih, campur baur perasaan itu melingkupi sebagian elit yang diganti, dicopot digeser, diangkat, dimutasi dan disumpah dalam rangka penggantain Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid IIb. Ada yang menangis terisak-isak karena bersedih meninggalkan anak buahnya di PLN untuk &#8230; <a href="http://taroada.com/2011/10/22/fadel-muhammad-dan-hukum-karma/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=634&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 260px"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/5/5a/Fadel-muhammad.jpg" alt="(wikipedia.org)" width="250" height="299" /><p class="wp-caption-text">(wikipedia.org)</p></div>
<p style="text-align:justify;">Kaget, kecewa, senang, sedih, campur baur perasaan itu melingkupi sebagian elit yang diganti, dicopot digeser, diangkat, dimutasi dan disumpah dalam rangka penggantain Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid IIb. Ada yang menangis terisak-isak karena bersedih meninggalkan anak buahnya di PLN untuk diangkat menjadi Menteri. Ada yang berkaca-kaca melakukan perpisahan dengan anak buahnya karena tak lagi mejadi Menteri. Ada yang sebelum dicopot sudah lebih cepat mengundurkan diri. Ada juga yang diam saja, tapi ada juga yang Protes. Ada yang dikabarkan batal, tapi tetap jadi, eh ada juga yang udah ditelpon gak akan diganti, malah tergusur. Macam-macamlah pokoknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Publik juga tak berbeda. Panggung reshuffle yang sejatinya merupakan hak prerogatif Presiden menjadi panggung hiburan dalam minggu-minggu terakhir ini. Akibatnya tak terdengar lagi fenomena Ayu Tingting, kampanye Komodo nampaknya tenggelam oleh eforia pergantian Menteri, tema usulan pembubaran KPK oleh DPR yang ditayangkan dalam Indonesia Lawyer’s Club pun nampaknya tak lagi menarik. Partai juga demikian, ada yang adem-adem saja karena jatahnya tak diganggu gugat, tapi ada juga yang menggugat secara wacana bahwa Presiden melanggar kontrak politik, tapi kemungkinan menarik diri dari Koalisi bukan pilihan yang menguntungkan sehingga gugatan dan gertakan tinggal wacana dan santapan media saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu yang mengagetkan orang adalah penggantian Menteri Kelautan dan Perikanan, sebelumnya dipegang oleh Fadel Muhammad yang digantikan oleh Sharif Cicip Sutarjo, keduanya adalah kader Golkar. Banyak spekulasi berkembang seputar penggantian ini. Apakah penggantian ini keinginan Aburizal Bakrie sang ketua Golkar, ataukah keinginan Presiden sang pemberi mandat. Saya tak tahu apa penyebab sebenarnya, bahkan Fadelpun  tak tahu. Mungkin hanya pak SBY dan pak Sudi yang tahu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sehari sebelum pencopotan itu, Fadel masih yakin akan tetap menjabat, bahkan kemungkinan akan dipromosikan menjadi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat menggantikan Agung Laksono. Jaminan dari partainyapun tetap ada kalau dia masih akan dikabinet. Namun sore harinya dia mendapat telpon dari pak Sudi Silalahi kalau dirinya akan dicopot.</p>
<p style="text-align:justify;">Selama ini Fadel dianggap cukup berprestasi, dia beberapa kali bersinggungan dengan Menteri Perdagangan terkait dengan kebijakan impor garam yang dianggap merugikan petani garam di tanah air. Perseteruannya dengan Mendag tak selesai hingga keduanya berubah posisi, Fadel tak menjabat apa-apa, sedangakan Mari Elka Pangestu menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif.</p>
<p style="text-align:left;">KARMA FADEL</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam gonjang-ganjing pemilihan presiden tahun 2009, Fadel Muhammad yang waktu itu masih ketua DPD I Golkar Gorontalo dengan terang-terangan mendukung SBY sebagai presiden, alih-alih memilih JK sang Ketua Umumnya yang mencalonkan diri. Move politik yang dilakukan oleh Fadel dengan jelas sangat menohok  JK saat itu. Fadel bahkan pernah bermaksud menggelar Munaslub untuk menurunkan JK dari jabatannya sebagai ketua umum Partai Golkar, siapa dibelakangnya? Pasti orang kuat. Sejarah kemudian membuktikan pilihan Fadel benar, SBY diangkat sebagai Presiden dan diapun mendapatkan jatah kursi menteri ketika kabinet dibentuk. Menelikung sudah biasa dalam politik, dan itulah yang dilakukan Fadel pada saat Pilpres kemarin, jika kemudian angin politik berubah, harusnya dia sudah mengerti memang demikianlah politik mengalir.</p>
<p style="text-align:justify;">Fadel merasa dikhianati dan dizalimi. Sebelumnya Fadel rela meninggalkan jabatannya sebagai Gubernur Gorontalo untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Sampai sekarang Fadel masih bertanya-tanya dalam hati kenapa dirinya diganti, introspeksi adalah jalan terbaik. Jika pernah mengkhianati bukan tak mungkin akan dikhianati, apapun alasannya.</p>
<p style="text-align:left;">Salam</p>
<p style="text-align:left;">Ahmad Amiruddin</p>
<br />Filed under: <a href='http://taroada.com/category/recent/'>Recent</a> Tagged: <a href='http://taroada.com/tag/fadel-muhammad/'>Fadel Muhammad</a>, <a href='http://taroada.com/tag/hukum-karma/'>Hukum Karma</a>, <a href='http://taroada.com/tag/kabinet/'>Kabinet</a>, <a href='http://taroada.com/tag/menteri/'>Menteri</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taroada.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taroada.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taroada.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taroada.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taroada.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taroada.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taroada.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taroada.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taroada.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taroada.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taroada.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taroada.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taroada.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taroada.wordpress.com/634/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=634&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taroada.com/2011/10/22/fadel-muhammad-dan-hukum-karma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c314d2c30836be840a250ebfa67656e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">taroada</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/5/5a/Fadel-muhammad.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">(wikipedia.org)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PLN Setelah Dahlan Iskan</title>
		<link>http://taroada.com/2011/10/22/pln-setelah-dahlan-iskan/</link>
		<comments>http://taroada.com/2011/10/22/pln-setelah-dahlan-iskan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Oct 2011 01:59:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taroada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tech]]></category>
		<category><![CDATA[Dahlan Iskan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabinet]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Reshuffle]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taroada.wordpress.com/?p=632</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Ahmad Amiruddin Dua Tahun lalu (2009), sesaat sebelum Dahlan Iskan dilantik menjadi Direktur Utama PLN, beredar isu bahwa banyak internal PLN yang menolak pergantian Dirut yang berasal dari luar PLN. Pemilihan Dahlan Iskan dianggap merusak sistem yang selama &#8230; <a href="http://taroada.com/2011/10/22/pln-setelah-dahlan-iskan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=632&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Oleh : Ahmad Amiruddin</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dua Tahun lalu (2009), sesaat sebelum Dahlan Iskan dilantik menjadi Direktur Utama PLN, beredar isu bahwa banyak internal PLN yang menolak pergantian Dirut yang berasal dari luar PLN. Pemilihan Dahlan Iskan dianggap merusak sistem yang selama ini telah menjadi pakem di PLN bahwa Dirut itu harus berasal dari internal PLN. Konon, pada saat itu 11 General Manager dari 34 General Manager PLN akan mengundurkan diri. Oleh SPLN (Serikat Pekerja PLN) saat itu, Dahlan disebut-sebut tidak memiliki kompetensi dibidang ketenagalistrikan dan hanya politik balas budi SBY atas dukungan Dahlan dalam pemilihan presiden di daerah Jawa Timur.</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align:left;">
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><img title="(dahlan)" src="http://dahlaniskan.files.wordpress.com/2010/10/dahlan-iskan.jpg?w=486&#038;h=572" alt="" width="486" height="572" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">(dahlaniskan.wordpress.com)</dd>
</dl>
</div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">Setelah menjabat, Dahlan berusaha merangkul semua pihak. Berusaha memberi contoh dan memberi semangat bagi para karyawannya. Disebut-sebut dia tidak menerima sepeserpun gajinya, mobil dinas tak dipakainya, dan beragam fasilitas kantor yang selama ini menjadi simbol kemewahan pejabat BUMN dilepaskannya. Perlahan-lahan publik bersimpati kepada kinerja yang ditunjukkan Dahlan Iskan dan timnya di PLN.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Salah satu proyek fenomenal yang telah digagasnya adalah Gerakan Sehari Sejuta Sambungan Listrik yng mulai dilaksanakan pada tanggal 27 Oktober 2010 bertepatan dengan ultah PLN. Gerakan sejuta sambungan ini membongkar sistem percaloan sambungan baru yang selama ini menggerogoti PLN. Banyak calo yang gigit jari karena tak sempat dapat order, tak sempat memperlama waktusambungandan menunda-nunda pemasangan untuk membuat calon konsumen harus membayar lebih, meski begitu masih tetap banyak yang belum tersambung.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Hal yang membedakan Dahlan Iskan dengan Dirut sebelumnya adalah kemampuannya mengkomunikasikan kebijakannya di PLN, serta keberaniannya untuk menjelaskan ketika ada kritik terhadap performance PLN. Jiwa kewartawanannya dan kedekatannya kepada Media menjadikan citra PLN meningkat. Dahlan Iskan juga rajin menulis CEO note, berisi tulisan khasnya tentang perjalanannya ke wilayah PLN di seluruh Indonesia.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sekali waktu saya berbincang dengan pejabat PLN didaerah, dikatakannya “Di PLN itu kita seperti menanam, apa yang kita rasakan sekarang ini adalah perjuangan para pendahulu PLN sebelumnya, pak Dahlan memang sudah berbuat untuk PLN tapi belum kita rasakan sekarang, perjuangan pak Dahlan sekarang akan kita rasakan 2 atau 3 tahun lagi”. Memang hal tersebut ada benarnya, pembangkit-pembangkit baru, jaringan-jaringan transmisi baru yang sudah beroperasi sekarang ini tidaklah direncanakan dan mulai dibangun oleh Dahlan tapi oleh Dirut-dirut sebelumnya, jadi kalau kita ingin melihat apa yang telah Dahlan Iskan berikan bagi PLN, lihatlah setelah beliau keluar apakah prestasi yang ditinggalkannya dapat memberi efek yang signifikan bagi perkembangan PLN kedepannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Satu PR Dahlan Iskan sebelum menjadi Dirut PLN yang tak selesai-selesai hingga sekarang adalah masalah pasokan gas buat PLN yang tak kunjung ketemu titik akhirnya. PLN terpaksa membakar minyak karena kekurangan gas, akibatnya Biaya Pokok Produksi meningkat, subsidipun membengkak. PLN selalu dijadikan prioritas dibelakang demi memenuhi kebutuhan ekspor. Dalam peluncuran Gerakan Sejuta Sambungan Tahap II 17 Juni 2011, Dahlan Iskan menyatakan bahwa inefisiensi ditubuh PLN adalah masalah gas, masalah kedua adalah gass, masalah ketiga adalah gass, masalah ke 4 adalah gasss dan masalah ke 5 adalah gassss.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dengan segera ditunjuknya Dahlan Iskan sebagai Menteri BUMN, banyak pihak optimis Dahlan akan memberi warna lain bagi Kementerian BUMN. Dahlan yang dilantik sebagai Dirut PLN pada tanggal23 Desember 2009 oleh Mustofa Abu Bakar, akan menggantikan Menteri yang melantiknya saat itu. Dibanding penunjukan Menteri lain yang kadang ditanggapi dingin ataupun sinis oleh banyak orang, penunjukan Dahlan Iskan memberi angin segar. Banyak yang berharap Dahlan dapat menularkan semangatnya ketika memimpin PLN ke BUMN-BUMN lainnya. Tugasnya sebagai Meneg BUMN tentu semakin berat, tidak lagi hanya soal listrik, tapi menyangkut BUMN lain yang terus merugi seperti Merpati. Akan tetapi jika Pak Dahlan jadi Menteri kita bisa berharap masalah gasnya PLN bisa selesai, toh sekarang PGN dan Pertamina sudah dibawah kendalinya. Dulu, saat baru menjabat Dahlan sempat berujar dia hanya ingin 2 tahun berada di PLN, ternyata lebih cepat dari yang dijanjikannya. Semoga pengganti Dahlan Iskan di PLN, bisa melanjutkan apa yang telah dirintis oleh Dahlan Iskan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Selamat bertugas Pak Dahlan.</p>
<br />Filed under: <a href='http://taroada.com/category/tech/'>Tech</a> Tagged: <a href='http://taroada.com/tag/dahlan-iskan/'>Dahlan Iskan</a>, <a href='http://taroada.com/tag/kabinet/'>Kabinet</a>, <a href='http://taroada.com/tag/pln/'>PLN</a>, <a href='http://taroada.com/tag/prestasi/'>Prestasi</a>, <a href='http://taroada.com/tag/reshuffle/'>Reshuffle</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taroada.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taroada.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taroada.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taroada.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taroada.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taroada.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taroada.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taroada.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taroada.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taroada.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taroada.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taroada.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taroada.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taroada.wordpress.com/632/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=632&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taroada.com/2011/10/22/pln-setelah-dahlan-iskan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c314d2c30836be840a250ebfa67656e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">taroada</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dahlaniskan.files.wordpress.com/2010/10/dahlan-iskan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">(dahlan)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Panas Bumi, Berkah Cincin Api</title>
		<link>http://taroada.com/2011/10/22/panas-bumi-berkah-cincin-api/</link>
		<comments>http://taroada.com/2011/10/22/panas-bumi-berkah-cincin-api/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Oct 2011 01:55:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taroada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tech]]></category>
		<category><![CDATA[Cincin Api]]></category>
		<category><![CDATA[Panas Bumi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taroada.wordpress.com/?p=629</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia tempat kita lahir dan dibesarkan ini terletak diatas pijaran magma panas di bawahnya. Sudah menjadi resiko tinggal di daerah cincin api dan terletak pada pertemuan 3 lempeng tektonik yaitu lempeng Pasifik, lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia, akan banyak pergesekan &#8230; <a href="http://taroada.com/2011/10/22/panas-bumi-berkah-cincin-api/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=629&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Indonesia tempat kita lahir dan dibesarkan ini terletak diatas pijaran magma panas di bawahnya. Sudah menjadi resiko tinggal di daerah cincin api dan terletak pada pertemuan 3 lempeng tektonik yaitu lempeng Pasifik, lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia, akan banyak pergesekan plat tektonik, gempa, letusan gunung berapi, tsunami, dan banyak potensi bahaya lainnya. <a href="www.id.emb-japan.go.jp/oda/id/whatisoda_04g.htm">Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah gempa bumi</a> dengan kekuatan diatas 4 pada skala Richter yang terbanyak, yaitu rata-rata lebih dari 400 kali per tahun. Terdapat 129 gunung berapi di Indonesia, diantaranya ada 17 yang masih aktif. Belum lagi gempa dan letusan gunung berapi yang menyebabkan tsunamipun sering kali terjadi. Konon, sejak tahun 1600, selama kurun waktu 400 tahun, telah terjadi 100 kali tsunami yang menimbulkan korban lebih dari 340 ribu orang meninggal. Pada tahun 2010 saja telah terjadi letusan Gunung Merapi, tsunami Mentawai, letusan Gunung Bromo, letusan Gunung Sinabung, serta gempa bumi di Aceh, Papua dan Sulawesi Barat. Namun dibalik bahaya tersebut ada begitu banyak berkah dibaliknya, salah satunya adalah Panas Bumi. Kabar baiknya adalah Indonesia adalah negara dengan cadangan Panas Bumi terbesar di dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">SEKILAS TENTANG PANAS BUMI<br />
Energi Panas bumi adalah menggunakan panas dari dalam bumi. Orang-orang memanfaatkan energi panas bumi untuk memproduksi listrik, memanaskan rumah dan bangunan serta untuk penyediaan air panas untuk berbagai keperluan. Sejak jaman dahulu, orang-orang Romawi, China dan Asli Amerika menggunakan air panas (spring water)untuk mandi, memasak, pemanasan. Saat ini air panas digunakan untuk memanaskan gedung, keperluan pertanian dan industri.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://http://205.254.135.24/kids/energy.cfm?page=geothermal_home-basics">Sebagaimana dijelaskan oleh The Need Project (2009)</a> , inti bumi terletak hampir 4.000 mil (6.400 km) dibawah permukaan bumi. Lapisan inti terdiri atas lapisan besi cair yang mengelilingi besi padat dipusatnya. Temperatur inti sekitar 5000 s.d 11.000 derajat Fahrenheit (2760 – 6093 derajat celcius). Di sekililing inti ini terdapat mantel, terdiri atas batuan dan magma. Tebalnya sekitar 2800 km. Dibagian paling luar dari lapisan bumi adalah kerak bumi, bentuknya seperti cangkang telur tapi terpecah-pecah dalam beberapa bagian yang disebut lempengan.</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align:justify;">
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="aligncenter size-full wp-image-137568" title="1317047120529781185" src="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/09/1317047120529781185.jpg" alt="1317047120529781185" width="537" height="465" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Bagian dalam Bumi (the need project)</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align:justify;">Lempengan ini (terdiri atas lempengan benua dan samudra) bergerak dan bertumbukan satu sama lain dengan laju sekitar 1 inch per tahun. Proses ini dapat menyebabkan kerak menjadi retak, patah atau menipis yang menyebabkan magma naik ke kerak. Magma dapat mencapai permukaan dan membentuk gunung berapi, tetapi sebagian besar tetap berada di bawah tanah. Butuh waktu ribuan hingga jutaan tahun untuk mendinginkan magma ini dengan menyalurkan panasnya ke batuan disekitarnya. Di daerah berair di bawah tanah, magma dapat meresap melalui celah batu, air kemudian memanas dan dapat bersirkulasi kembali permukaan dan menjadi air panas, endapan lumpur, atau terperangkap dibawah tanah membentuk cadangan panas bumi dalam (deep geothermal reservoirs).</p>
<p style="text-align:justify;">ENERGI PANAS BUMI INDONESIA<br />
Sebagian besar aktifitas geothermal ditemukan di area berbentuk tapal kuda sepanjang 40.000 km yang dikenal dengan Cincin Api (Ring Of Fire) yang mengelilingi Pasifik melewati Indonesia, Filipina, Jepang, Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align:justify;">
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="  " src="http://pubs.usgs.gov/gip/dynamic/graphics/Fig22.gif" alt="Peta Cincin Api (pubs.usgs.gov)" width="502" height="373" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Peta Cincin Api (pubs.usgs.gov)</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align:justify;">Menurut data International Geothermal Association Tahun 2010, <a href="http://www.geothermal-energy.org/226,installed_generating_capacity.html">paling sedikit 25 negara telah menggunakan energi panas bumi</a> untuk pembangkit listrik dengan total daya terpasang Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di seluruh dunia adalah sebesar 10.716,7 MW. Meskipun Indonesia memiliki cadangan terbesar tapi pemanfaat panas bumi terbesar di dunia adalah Amerika Serikat dengan 3.093 MW dan Filipina dengan 1.904 MW, Indonesia berada di urutan ke-3. Laju perkembangan kapasitas pembangkitan PLTP di Indonesia meningkat sejak Tahun 1990 yang hanya 144,8 MW menjadi 1197 MW artinya dalam dua dekade telah meningkat lebih dari 8 kali lipat dibanding sebelumnya, sementara Filipina hanya mengalami peningkatan dari Tahun 1990 sebesar 891 MW menjadi 1909 MW pada tahun 2000, sejak itu PLTP di Filipina praktis tidak mengalami perkembangan berarti, namun demikian pemanfaatan panas bumi di Filipina telah mencapai 27% dari total produksi listrik nasionalnya .</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber panas bumi yang tersimpan dalam perut bumi Indonesia <a href="http://www.esdm.go.id/berita/artikel/56-artikel/4002-penataan-kebijakan-pengelolaan-dan-pengembangan-potensi-panas-bumi.html">terbagi dalam dua kelompok</a>. Pertama adalah sumber panas bumi yang berada dalam jalur vulkanik. Sumber panas bumi ini tersebar sejak dari pulau Sumatera, Jawa, Bali,NTB, NTT, Sulawesi Utara hingga Maluku Utara. Sedang yang kedua adalah sumber panas bumi non vulkanik yang tersebar di pulau Bangka-Belitung, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku dan Papua. Secara keseluruhan potensi panas bumi, baik berdasarkan jalur vulkanik maupun non vulkanik, berada di paling sedikit 251 daerah di Indonesia.</p>
<div class="mceTemp" style="text-align:justify;">
<dl class="wp-caption alignnone">
<dt class="wp-caption-dt"><img class=" " src="http://dtwh2.esdm.go.id/dw2007/data/sumberdaya/peta-sumberdaya-cadangan-panasbumi2005.jpg" alt="Peta Panas Bumi Indonesia (dtwh2.esdm.go.id)" width="614" height="442" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Peta Panas Bumi Indonesia (dtwh2.esdm.go.id)</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align:justify;">Potensi energi panas bumi di Indonesia mencapai 27 GW, sementara kapasitas terpasang Pembangkit Listrik Panas Bumi pada tahun 2010 sebesar 1.189 MW (sedikit berbeda dengan data IGA), atau hanya sekitar 4% dari cadangan yang tersedia. Sampai saat ini sebagian besar cadangan energi tersebut belum termanfaatkan, kita masih bergantung pada minyak dan gas yang harganya meningkat setiap tahun. PLTP yang sudah beroperasi diantaranya PLTP Sibayak (12 MW), Salak (375 MW), Wayang Windu (227 MW), Kamojang (200 MW), Darajat (255 MW), Dieng (60 MW) serta Lahendong (60 MW).</p>
<p style="text-align:justify;">Seiring dengan meningkatnya harga minyak dunia dan beralihnya indonesia dari exportir minyak menjadi net importir minyak menjadikan kebijakan penggunaan minyak dan gas mulai dikurangi secara berangsur-angsur. Panas Bumi menjadi sebagai salah satu alternatif sumber energi yang dilirik. Berdasarkan Kebijakan Energi Nasional pada tahun 2025 kontribusi panas bumi dalam energy mix akan menjadi 5% dari total konsumsi energi nasional atau sekitar 9.500 Megawatt (MW). Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi sendiri memiliki target 12.000 MW pada tahun 2025</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align:justify;">
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-full wp-image-137562 " title="131704617028405493" src="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/09/131704617028405493.jpg" alt="131704617028405493" width="547" height="242" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Proyeksi Energi Mix</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align:justify;">MASA DEPAN PANAS BUMI</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.ebtke.esdm.go.id/energi/energi-terbarukan/panas-bumi/88-43-pembangkit-panas-bumi-masuk-proyek-percepatan-10000-mw-tahap-kedua.html">Terdapat 43 PLTP</a> yang masuk dalam proyek Pembangunan Pembangkit 10.000 MW tahap 2 yang diharapakan dapat beroperasi pada tahun 2014, dengan kapasitas 3967 Megawatt (MW) yang tersebar mulai dari Aceh hingga Maluku Utara.</p>
<p style="text-align:justify;">Pengembangan panas bumi sangat menguntungkan untuk keberlanjutan energi dibandingkan dengan penggunaan energi fosil, karena pembangkit listrik panas bumi tidak membakar bahan bakar untuk menghasilkan listrik, sehingga tingkat emisi mereka sangat rendah. PLTP hanya mengeluarkan kurang dari 1% dari emisi karbon dioksida dari sebuah Pembangkit berbahan bakar fosil. PLTP juga dikategorikan sebagai sebagai energi terbarukan karena air yang berasal dari uap eksplorasi diinjeksikan kembali kedalam tanah. Potensi keuntungan lain dari panas bumi adalah perdagangan karbon dimana proyek panas bumi dapat mengurangi emisi Gas Rumah Kaca dan pengurangan emisi tersebut diberikan nilai moneter per ton CO2 yang dikurangi. Proyek panas bumi yang telah didaftarkan adalah PLTP Darajat. Nilai perdagangan karbon dari proyek panas bumi dapat semakin menarik investasi di bidang ini. Keuntungan lain dari PLTP adalah dapat digunakan untuk menyuplai beban dasar secara berkelanjutan.<br />
Meskipun banyak keuntungan, eksplorasi panas bumi membutuhkan biaya yang sangat besar sekitar Rp. 70 Miliar untuk satu sumur dan hanya memiliki tingkat kesuksesan 25% dibandingkan dengan 45% pada eksplorasi minyak. Dari sisi harga jual, untuk menarik minat investor untuk menanamkan modal di bidang panas bumi, Pemerintah telah menetapkan harga pembelian untuk panas bumi dan terakhir melalui Peraturan Menteri ESDM nomor 2 Tahun 2011 tentang Penugasan kepada PT PLN Melakukan Pembelian Tenaga Listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi dan Harga Patokan Pembelian Tenaga Listrik oleh PLN dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi. Disebutkan dalam Peratutan Menteri tersebut, harga maksimal 9,7 sen dolar AS per kWh berlaku pada pembelian tenaga listrik di sisi tegangan tinggi dan kewajiban PLN membeli listrik dari PLTP sesuai harga lelang tersebut bersifat final dan tanpa negosiasi. Dengan adanya regulasi yang memberi jaminan pembelian listrik dengan harga yang cukup kompetitif diharapkan akan menarik minat investor.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa negara menyatakan telah menyatakan minatnya untuk mengelola panas bumi di Indonesia diantaranya Filipina , Jerman dan Amerika Serikat. Pengembangan energi tersebut diharapkan juga dapat menimbulkan multiplier effect yang dapat menghidupi perusahaan manufaktur dan mendorong terbangunnya infrastruktur baru. Dengan pemanfaatan energi Panas Bumi yang optimal maka potensi yang selama ini terpendam dalam bumi menjadi berkah yang tersembunyi dibalik rawannya tempat kita berpijak.</p>
<p style="text-align:justify;">Salam</p>
<p style="text-align:justify;">Ahmad Amiruddin</p>
<p style="text-align:justify;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber:</p>
<p style="text-align:justify;">www.esdm.go.id</p>
<p style="text-align:justify;">www.pln.co.id</p>
<p style="text-align:justify;">www.tempointeraktif.com</p>
<p style="text-align:justify;">www.finance.detik.com</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.id.emb-japan.go.jp/oda/id/whatisoda_04g.htm">www.id.emb-japan.go.jp/</a></p>
<p style="text-align:justify;">www.geothermal-energy.org</p>
<p style="text-align:justify;">Statistik Ketenagalistrikan 2009 (ESDM)</p>
<p style="text-align:justify;">Peraturan Presiden Nomor RI Nomor 5 Tahun 2006</p>
<p style="text-align:justify;">Martha Maulida &#8220;Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi&#8221; (2010)</p>
<br />Filed under: <a href='http://taroada.com/category/tech/'>Tech</a> Tagged: <a href='http://taroada.com/tag/cincin-api/'>Cincin Api</a>, <a href='http://taroada.com/tag/panas-bumi/'>Panas Bumi</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taroada.wordpress.com/629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taroada.wordpress.com/629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taroada.wordpress.com/629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taroada.wordpress.com/629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taroada.wordpress.com/629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taroada.wordpress.com/629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taroada.wordpress.com/629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taroada.wordpress.com/629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taroada.wordpress.com/629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taroada.wordpress.com/629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taroada.wordpress.com/629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taroada.wordpress.com/629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taroada.wordpress.com/629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taroada.wordpress.com/629/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=629&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taroada.com/2011/10/22/panas-bumi-berkah-cincin-api/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c314d2c30836be840a250ebfa67656e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">taroada</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/09/1317047120529781185.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1317047120529781185</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pubs.usgs.gov/gip/dynamic/graphics/Fig22.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Peta Cincin Api (pubs.usgs.gov)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dtwh2.esdm.go.id/dw2007/data/sumberdaya/peta-sumberdaya-cadangan-panasbumi2005.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Peta Panas Bumi Indonesia (dtwh2.esdm.go.id)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/09/131704617028405493.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">131704617028405493</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>2010 in review</title>
		<link>http://taroada.com/2011/01/03/2010-in-review/</link>
		<comments>http://taroada.com/2011/01/03/2010-in-review/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Jan 2011 06:18:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taroada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tech]]></category>
		<category><![CDATA[Taroada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taroada.wordpress.com/?p=624</guid>
		<description><![CDATA[Review Taroada di Tahun 2010 &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211; The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here&#8217;s a high level summary of its overall blog health: The Blog-Health-o-Meter™ reads Fresher than ever. Crunchy numbers A &#8230; <a href="http://taroada.com/2011/01/03/2010-in-review/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=624&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Review Taroada di Tahun 2010</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here&#8217;s a high level summary of its overall blog health:</p>
<p><img style="border:1px solid #ddd;background:#f5f5f5;padding:20px;" src="http://s0.wp.com/i/annual-recap/meter-healthy3.gif" alt="Healthy blog!" width="250" height="183" /></p>
<p>The <em>Blog-Health-o-Meter™</em> reads Fresher than ever.</p>
<h2>Crunchy numbers</h2>
<p><a href="http://taroada.files.wordpress.com/2010/08/img_0248.jpg"><img style="max-height:230px;float:right;border:1px solid #ddd;background:#fff;margin:0 0 1em 1em;padding:6px;" src="http://taroada.files.wordpress.com/2010/08/img_0248.jpg?w=288" alt="Featured image" /></a></p>
<p>A Boeing 747-400 passenger jet can hold 416 passengers.  This blog was viewed about <strong>3,000</strong> times in 2010.  That&#8217;s about 7 full 747s.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>In 2010, there were <strong>6</strong> new posts, growing the total archive of this blog to 68 posts. There were <strong>16</strong> pictures uploaded, taking up a total of 23mb. That&#8217;s about a picture per month.</p>
<p>The busiest day of the year was August 19th with <strong>88</strong> views. The most popular post that day was <a style="color:#08c;" href="http://taroada.wordpress.com/2010/08/19/oleh-oleh-palangkaraya/">Oleh-oleh Palangkaraya</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Where did they come from?</h2>
<p>The top referring sites in 2010 were <strong>mtwsumedi.wordpress.com</strong>, <strong>networkedblogs.com</strong>, <strong>digg.com</strong>, <strong>kaskus.us</strong>, and <strong>facebook.com</strong>.</p>
<p>Some visitors came searching, mostly for <strong>peta sulawesi barat</strong>, <strong>sulawesi barat</strong>, <strong>barang sitaan bea cukai</strong>, <strong>oleh-oleh palangkaraya</strong>, and <strong>bandara soekarno hatta</strong>.</p>
<div style="clear:both;"></div>
<h2>Attractions in 2010</h2>
<p>These are the posts and pages that got the most views in 2010.</p>
<div style="clear:left;float:left;font-size:24pt;line-height:1em;margin:-5px 10px 20px 0;">1</div>
<p><a style="margin-right:10px;" href="http://taroada.wordpress.com/2010/08/19/oleh-oleh-palangkaraya/">Oleh-oleh Palangkaraya</a> <span style="color:#999;font-size:8pt;">August 2010</span><br />
2 comments</p>
<div style="clear:left;float:left;font-size:24pt;line-height:1em;margin:-5px 10px 20px 0;">2</div>
<p><a style="margin-right:10px;" href="http://taroada.wordpress.com/2009/10/20/liburan-mamuju/">Liburan : Mamuju </a> <span style="color:#999;font-size:8pt;">October 2009</span></p>
<div style="clear:left;float:left;font-size:24pt;line-height:1em;margin:-5px 10px 20px 0;">3</div>
<p><a style="margin-right:10px;" href="http://taroada.wordpress.com/2009/10/31/hal-tak-penting-tentang-bandara-soekarno-hatta/">Hal Tak Penting Tentang Bandara Soekarno Hatta</a> <span style="color:#999;font-size:8pt;">October 2009</span><br />
5 comments</p>
<div style="clear:left;float:left;font-size:24pt;line-height:1em;margin:-5px 10px 20px 0;">4</div>
<p><a style="margin-right:10px;" href="http://taroada.wordpress.com/2009/03/12/kisah-pencari-kerja-bag-12/">Kisah Pencari Kerja (Bag 1/2)</a> <span style="color:#999;font-size:8pt;">March 2009</span><br />
1 comment</p>
<div style="clear:left;float:left;font-size:24pt;line-height:1em;margin:-5px 10px 20px 0;">5</div>
<p><a style="margin-right:10px;" href="http://taroada.wordpress.com/2009/05/21/modus-baru-penipuan-dengan-menjual-barang-sitaan-black-berry-nokia-dan-laptop/">Modus Baru Penipuan dengan Menjual Barang Sitaan Black Berry, Nokia, dan Laptop</a> <span style="color:#999;font-size:8pt;">May 2009</span><br />
4 comments</p>
<br />Filed under: <a href='http://taroada.com/category/tech/'>Tech</a> Tagged: <a href='http://taroada.com/tag/taroada/'>Taroada</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taroada.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taroada.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taroada.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taroada.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taroada.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taroada.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taroada.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taroada.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taroada.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taroada.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taroada.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taroada.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taroada.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taroada.wordpress.com/624/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taroada.com&amp;blog=5664091&amp;post=624&amp;subd=taroada&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taroada.com/2011/01/03/2010-in-review/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c314d2c30836be840a250ebfa67656e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">taroada</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s0.wp.com/i/annual-recap/meter-healthy3.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Healthy blog!</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://taroada.files.wordpress.com/2010/08/img_0248.jpg?w=288" medium="image">
			<media:title type="html">Featured image</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
