Tips Menggunakan Kompor Listrik untuk Pemula

induction-cooker-512

Keuntungan kompor listrik yang sangat mudah, membuat kompor jenis ini lebih digemari dibandingkan dengan kompor biasa. Barangkali penggunaan kompor listrik akan sangat mudah bagi anda yang telah lama menggunakannya. Namun akan beda cerita jika anda merupakan pengguna kompor dengan tenaga listrik ini.

Tidak perlu bingung, karena biasanya setiap pembelian kompor listrik akan disertai buku panduan mengenai cara menggunakan kompor listrik tersebut. Namun jika anda merasa buku panduan tersebut kurang begitu jelas. Berikut tips menggunakan kompor listrik untuk pemula yang perlu anda ketahui:

1. Sebelumnya matikan Perangkat Elektronik Anda

Umumya kompor listrik membutuhkan energi listrik yang cukup besar ketika digunakan. Karena itulah, untuk menghindari permasalahan listrik seperti listrik jeglek (listrik mati karena tidak kuat menahan beban), sebelum memasak anda perlu mematikan perangkat atau barang elektronik lain yang terdapat di dalam rumah anda.

Misalnya mesin cuci, setrika, magic com, atau barang elektronik lainnya yang memakan daya tinggi.

2. Selalu Menggunakan Panci dan Wajan khusus

Tidak perlu bingung menafsirkan mengenai panci dan wajan khusus ini. Karena yang dimaksud dengan panci dan wajan khusus di sini yaitu panci dan juga wajan yang telah tersedia saat anda membeli kompor listrik pertama kali.

Bisanya panci dan wajan akan selalu tersedia dan telah didesain pabrik memiliki kecocokan dengan jenis kompor  yang anda beli.

3. Aturlah Daya Listrik Terendah Dari Kompor Listrik

Hal penting lain yang perlu anda perhatikan sebelum mulai memasak yaitu, atur daya listrik kompor pada daya paling rendah. Hal ini sangat penting khususnya bagi anda yang memang memiliki daya listrik rendah dan khawatir akan terjadinya listrik tidak mampu mengangkat beban.

4. Letakkan Panci atau Wajan di Atas Kompor Listrik

Setelah memastikan kompor siap. Anda bisa langsung meletakkan panci atau wajan di atas kompor. Masukkan setelah wajan atau panci siap memasak, dan tunggu sampai kompor listrik bekerja memanaskan masakan anda.

Perhatikan mengenai cipratan minyak atau air pada jatuh pada atas kompor yang mungkin terjadi saat proses memasak. Jika memang terjadi, segera bersihkan agar tidak berbahaya.

5. Segera Matikan Kompor Listrik Setelah Selesai

Setelah selesai memasak, jangan lupa segera matikan atau nonaktifkan kompor tersebut. Matikan kompor listrik dengan cara memutar tombol power ke posisi yang menunjuk ke tulisan OFF atau mati. Selanjutnya, segera lepas kabel kompor yang tadi telah terhubung pada stop kontak listrik. Hal tersebut harus segera dilakukan agar tidak memboroskan penggunaan listrik di rumah anda.

Step yang terakhir, anda bisa langsung membersihkan kompor listrik. Untuk membersihkannya, anda bisa menggunakan kain microfiber yang basah. Usap seluruh permukaan kompor listrik secara perlahan. Lakukan usapan berulang-ulang sampai kompor anda kembali bersih.

Itulah tips menggunakan kompor listrik bagi pemula. Sebenarnya cukup mudah bukan? Karena memang sebenarnya, cara penggunaannya hampir sama dengan penggunaan kompor biasa. Bagi anda yang tertarik membeli kompor listrik, tidak perlu bingung. Karena kini, kompor listrik kini telah tersedia di toko online terpercaya yaitu Bukalapak. Di Bukalapak anda akan menemukan kompor listrik dan juga peralatan dapur lainnya dengan mudah, aman, dan tentu dengan kualitas produk yang terjamin. Selain itu, di buka lapak anda juga akan dengan mudah menemukan berbagai varian harga kompor listrik. Sehingga anda bisa dengan mudah menyesuaikan dengan budget belanja anda.

Advertisements

Fiksi Alat Penghemat Listrik

Tahun 2000. Dia mengetuk pintu kamarku dengan tergesa. Kubuka pintu, ditangannya ada handphone. Tangannya keliatan bergetar, darah nampaknya menghilang dari wajahnya, campuran panik dan gelisah.

“Ada uangmu di rekening BNI, dua ratus ribu?” katanya dengan gusar.

“Aiii, ndak ada, kenapakah?” kata saya penasaran.

Sambil menunjukkan teks di HPnya dia bilang, saya dapat hadiah, orangnya sudah saya telpon, saya akan dapat sepuluh juta, tapi harus ke ATM dulu dan minimal punya saldo dua ratus ribu.

Duit sepuluh juta, bagi anak Asrama Mahasiswa (Ramsis) yang berhutang tiap hari di warung Kak Tina adalah kemewahan yang luar biasa. Sepuluh juta itu senilai SPP 5 tahun atau bisa membebaskan kami makan minimal setahun di warung Kak Tina.

Tapi saya merasa kawan saya ini dalam bahaya penipuan. Jadi saya memberi tahu. Saya, kalaupun punya uang di rekening, tak akan melayani SMS kayak gitu. Itu kemungkinan penipuan. Dan kita sama mafhum, penipuan SMS memang berlangsung saat itu.

Orang mudah terpedaya oleh janji-janji. Dijanji sepuluh juta dengan memberi uang dahulu dua ratus ribu. Memang itu sifat manusia. Percaya pada janji-janji lah yang membedakan manusia dengan simpanse. Begitu kata Yauval Noah Harari. Manusia bisa maju karena percaya fiksi. Bisa menunda keinginan dengan harapan akan  ada yang lebih baik. Simpanse yang dijanji dapat pisang satu truk besok asal tak mengambil pisang di depannya akan lebih memilih satu pisang di depan mata.

Sifat dasar manusia inilah yang diserang tukang jualan berkedok alat atau kartu yang bisa menghemat energi.

***

Alat penghemat listrik hadir dengan janji-janji. Anda investasi 400 ribu, bisa untuk menghemat hingga jutaan nantinya. Terdapat dua jenis produk yang diklaim bisa menghemat energi. Yang pertama adalah kartu-hemat-energi, yang kedua adalah alat-pengemat-energi. Prinsip kerja keduanya berbeda, tapi janjinya sama, dapat menghemat listrik.

Kartu-hemat-energi, diklaim bisa menghemat energi listrik, menghemat penggunaan bahan bakar, mengobati hernia bahkan menurunkan panas. Dia bisa ditempel di meter listrik, di tangki bahan bakar, bagian yang sakit, juga di kepala. Harganya sekitar Rp. 350 ribu dan diperdagangkan dengan sistem MLM. Kalau membeli banyak bisa dapat diskon, hingga hanya seharga Rp. 200 ribu per kartu. Penjualnya dengan yakin akan menjelaskan bahwa listrik bisa dihemat hingga 30% dengan kartu ini. Cukup tempel saja di meteran listrik. Bisa juga digunakan di tangki kendaraan dengan bahan bakar apapun, premium, pertamax, pertalite, atau solar. Benar-benar sakti.

Tapi itu tak mungkin benarlah, dan sudah saya jelaskan di Hoax kartu sakti.

 

beer

Sedangkan alat-penghemat-energi jenisnya beda lagi. Alat ini sudah beredar lama di Indonesia. Mungkin sudah lebih sepuluh tahun. Dan iya, sudah banyak yang complain. Metode penjualannya sampai ke pintu-pintu rumah berbekal surat yang diklaim dari instansi yang berwenang yang sebenarnya tak berhubungan langsung dengan klaim mereka.

Ada beberapa istilah yang sering disebut dalam iklan-iklan alat penghemat energi, yaitu daya aktif, daya reaktif dan faktor daya. Untuk mempermudah penjelasan analoginya seperti pada gambar yaitu segelas bir :p. (contohnya nganu banget, tapi ini yang paling sering dipakai)

Daya yang betul-betul berguna adalah daya aktif atau real power. Daya ini yang mengangkat beban, memutar motor, menggerakkan mesin, membuat lampu memancarkan sinar. Intinya inilah daya yang memang berguna. Kalo pada contoh bir, itulah yang diminum.

Daya reaktif adalah daya yang tidak jadi kerja nyata, tapi diperlukan untuk proses elektromagnetik pada mesin listrik. Contoh kalau pada gelas bir adalah busanya. Total dari daya yang ada adalah daya total atau apparent power satuannya kVA.

Sementara faktor daya adalah perbandingan antara daya aktif dengan daya total. Faktor daya ini akan selalu ada dalam listrik bolak balik. Seandainya daya reaktifnya nol maka faktor dayanya adalah nol. Nilai yang ideal adalah semakin mendekati satu atau semakin kecil daya reaktifnya, atau pada segelas bir diatas semakin sedikit gelembungnya.

Alat penghemat listrik diklaim bisa menurunkan pemakaian listrik dengan alasan bahwa dia mengurangi daya semu atau daya reaktif. Sekilas klaim ini nampak benar. Tapi yang terjadi adalah penurunan daya semu tidak berpengaruh terhadap daya aktif. Semakin sedikit gelembung pada bir tidak berpengaruh pada birnya sendiri, tetap saja yang bisa digunakan adalah yang ada.

Tapi daya semu ini pada titik tertentu juga berpengaruh, khususnya pada pelanggan industri yang menggunakan mesin-mesin listrik. Mesin-mesin listrik menarik daya reaktif karena adanya proses elektromagnetik pada mesin-mesin. Itulah sebabnya PLN mensyaratkan untuk pelanggan industri yang faktor dayanya kurang dari 0.85 agar membayar biaya daya reaktif, selain harus membayar biaya daya aktif nya. Kalau pada rumah tangga yang dibayar adalah daya aktifnya saja, karena penggunaan peralatan mesinnya tidak terlalu banyak.

Pada industri, untuk memperbaiki faktor daya, mereka menggunakan capasitor, agar daya reaktif tidak perlu semuanya ditarik dari PLN, dan tidak membayar biaya daya reaktif. Metode inilah yang ditiru oleh penjual alat penghemat listrik.

Hanya saja iklannya bisa menyesatkan, karena diiklankan bisa menghemat hingga 30% dari pembayaran bulanan. Hal yang sebenarnya tidak masuk akal karena bagaimanapun daya aktif yang dibayar, itulah yang dibutuhkan oleh peralatan listrik untuk bekerja normal.

Secara keilmuan listrik alat ini memang tak menghemat penggunaan listrik. Kalaupun berguna, bisa saja hanya memperbaiki faktor daya. Dari tulisan saya sebelumnya di : https://taroada.com/2014/12/27/bener-nih-alat-penghemat-listrik-bisa-bikin-hemat/

Beberapa kesimpulan yang bisa saya ambil adalah :

  1. “Alat Penghemat Listrik” bukanlah penghemat listrik, bisa jadi merupakan alat Power Factor Correction. Kemungkinan bisa memperbaiki faktor daya dengan metode koneksi tertentu namun tidak didesain untuk menghemat listrik. Peralatan semacam ini umum digunakan pada konsumen besar untuk power factor correction.
  2. Efek signifikan terhadap penurunan tagihan listrik secara teoritis sangat kecil.
  3. Cara terbaik untuk mengurangi pembayaran rekening listrik adalah mengganti beban dengan daya yang lebih rendah, menggunakan listrik seperlunya dan berhemat menggunakan listrik.
  4. “Alat Penghemat Listrik” dapat meningkatkan faktor daya
  5. “Alat Penghemat Listrik” dapat mengurangi rugi daya di kabel.
  6. “Alat Penghemat Listrik” dapat mengoptimalkan daya berlangganan pada PLN

Kasih tahu temannya yang belum tahu ya. 😀

 

 

 

Kalkulator Hemat Energi

Dibanding menggunakan kartu sakti yang hoax, mungkin cara ini lebih berguna.

***

Beberapa tahun silam, ketika baru berpindah rumah, saya mendapatkan tagihan listrik di rumah saya mengalami kenaikan dibanding saat di rumah lama. Saya mencurigai ada yang salah dengan meter prabayar saya. Saya kemudian mencoba mengetes dengan memasukkan kode ke kWh meter untuk melihat arus sesaat yang mengalir, dan didapatkan cukup comparable dengan beban saat itu.

Karena masih tak percaya, saya melakukan audit energy kecil-kecilan. Saya mulai menghitung semua peralatan listrik di rumah, berapa dayanya dan seberapa lama penggunaannya setiap hari. Mulai dari lampu, kulkas, TV, mesin air, mesin cuci, AC dihitung dan diperkirakan seberapa banyak energi yang digunakan. Hasilnya kemudian saya kalikan dengan tarif listrik per kWh yang seharusnya ditagihkan kepada saya. Hasilnya memang kurang lebih sama antara hitungan saya dengan tagihan bulanan.

Saya mendapati bahwa kulkas yang memang harus 24 jam, tak bisa lagi dihemat, kecuali saya harus membeli kulkas baru dengan teknologi inverter. Khusus untuk mesin air, kami menggunakan tandon, seperti juga rumah tangga pada umumnya di Indonesia. Kami tidak menggunakan sistem automatic. Jadi kami sendiri yang menyalakan, dan mematikan saat tandon penuh. Mesin air tak bisa juga dihemat, karena hanya dinyalakan dua kali sehari.

Yang bisa dihemat adalah lampu yang masih menggunakan jenis CFL, kami ganti dengan lampu LED. Harganya sedikit lebih mahal, tapi tahan lama dan banyak diskon kalo beli banyak. Selanjutnya dispenser saya matikan sama sekali listriknya. Air panas hanya dari kompor gas.

Rice cooker yang awalnya berkapasitas 5 liter, kami ganti dengan kapasitas 2 liter, jadi nasinya hanya untuk sekali atau dua kali makan untuk kami sekeluarga. Setelah memasak tak perlu dinyalakan terus untuk menghangatkan makanan.

Langkah lainnya AC selalu diset pada suhu 27-28 derajat. Buat apa disetting suhu 16 derajat hanya untuk memakai selimut, memangnya kita lagi di Scotland? Kalau ACnya baru enak pada suhu 22 derajat artinya ACnya sudah harus dicuci. Ini juga ditunjang kamar kami yang memang sempit, jadi gak perlu suhu rendah.

Lampu luar rumah jenis halogen tidak digunakan lagi di malam hari, saya ganti dengan LED dengan sensor cahaya, sehingga menyala otomatis saat malam.

Hasilnya cukup signifikan. Total penggunaan listrik saya secara kWh menurun.

Nah dibandingkan dengan menggunakan kartu sakti yang sebenarnya tak masuk akal, maka cara paling masuk akal untuk menghemat energy adalah mengurangi penggunaannya, kurangi jamnya atau kurangi dayanya.

Tentu tidak semua orang memiliki basic ilmu untuk menghitung penggunaan listiknya di rumah. Nah aplikasi kalkulator hemat energy dari Ditjen EBTKEKementerian ESDM bisa cukup membantu. Yang periu diketahui untuk menginput datanya adalah daya peralatan dalam watt dan lama penggunaannya, juga diperlukan data luasan ruangan.

Dari input data itu dapat dihitung berapa sumbangsih tiap peralatan terhadap tagihan bulanan dan di bagian mana yang bisa dihemat. Di akhir bagian akan ada rekomendasi yang bisa diikuti.

Setelah selesai mengitung-hitung, supaya bisa berhemat tentu harus ada action. Mengurangi daya pemakaian atau mengurangi lama pemakaian. Tapi bukan dengam menempel kartu sakti dan berharap tagihan menurun.

 

Kalkulator Hemat Energi