Antasari “Tertembak”

Antasari Azhar (AA), sosok yang begitu dielu-elukan selama ini sebagai tokoh yang patut diteladani karena prestasinya dalam pemberantasan korupsi mendadak menjadi pemberitaan di media massa akhir-akhir ini. Kali ini bukan karena prestasinya menangkap koruptor kakap, tapi karena dia terjerat simpul yang rumit dalam kasus terbunuhnya Andi Nasruddin Zulkarnaen (ANZ),  seorang Direktur BUMN yang tertembak dengan sangat presisi dibagian kepalanya sepulang dari bermain golf.

Cerita terus bergulir, polisi bertindak cepat, 9 orang tersangka diciduk, tapi kemudian yang membuat gempar adalah telunjuk penyidik mengarah ke Bapak yang satu ini. Konon karena wanita, karena cinta segitiga, antara AA, seorang caddy bernama Rani dan ANZ. ANZ tewas setelah pulang dari bermain golf ditempat dimana si gadis bertugas sebagai caddy, kabarnya Rani menghilang setelah ramainya pemberitaan kematian ANZ dan dicurigainya AA sebagai pembunuh. Jadilah AA sasaran tembak media sekarang ini.

Banyak spekulasi yang beredar tentang benar tidaknya AA sebagai otak intelektual dibelakang pembunuhan tersebut, ada yang percaya ada juga yang sangsi, mengingat begitu banyaknya orang yang tidak suka ke AA, jadi bisa saja ini adalah sebuah skenario untuk menghancurkan karakter AA.

Saya masih ingat ketika AA diundang hadir diacara Kick Andy, banyak masyarakat yang berharap besar sama AA, bahkan berharap dia menjadi salah seorang pemimpin di negeri ini. Tapi apa yang terjadi, AA harus berusaha untuk membuktikan dirinya tidak bersalah, sementara dipihak lain kejaksaan sepertinya akan berusaha untuk membuat AA mati kutu kali ini. Bukan rahasia lagi kalau kejaksaan cemburu dengan prestasi KPK dan dibuat ketar ketir oleh KPK setelah Jaksa UTG tertangkap tangan menerima sogokan. AA yang masih berstatus saksi versi pengacaranya, sudah terlanjur diumumkan oleh kejaksaan berstatus terdakwa, hal yang disesalkan oleh pengacara AA.

Bagaimanapun kasus ini harus terungkap tanpa pandang bulu meskipun itu serigala berbulu domba, dan pelaku sebenarnya harus tertangkap.

Advertisements

One thought on “Antasari “Tertembak”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s