Perayaan Tahun Baru 2014 : Hogmanay di Edinburgh

Acara hogmanay atau perayaan tahun baru ala Edinburgh berlangsung meriah. Acaranya riuh dengan banyaknya orang, semarak dan elegan dengan pesta kembang api, dan lucu dengan adanya orang mabuk. Ratusan ribu orang memadati area puncak perayaan hogmanay di sekitar princess street dan edinburgh castle.

Sebelum ke acara street party, saya mengantar teman-teman pelajar Indonesia yang dari Manchester ke Calton Hill. Mereka sebelumnya juga tour sightseeing  ke University of Edinburgh, Greifriar Bobby, Elephant House, Edinburgh Castle dan Central Mosque. Calton hill adalah lokasi paling enak melihat pesta kembang Api di Edinburgh tanpa harus membayar. Tak lama setelah masuk di Calton hill, seseorang berlari meluncur dari atas dan menabrak pundak saya, dia terus berlari kebawah dan ambruk di jalan keluar, Polisi mengelinginya. Belum jam 9 sudah ada yang mabuk dan tepar.

Mc Ewan Hall University of Edinburgh

Manchester Army di Mc Ewan Hall, University of Edinburgh

Calton Hill at New Year Eve- Night

Edinburgh dilihat dari Calton Hill

Calton Hill at New Year Eve- Night

Calton Hill

Fireworks from Calton Hill

Fire Works Jam 20.30 dari Calton Hill

Saya masuk ke lokasi Street Party di Princess Street sekira jam 9. Suasana sudah mulai ramai. Harga tiket masuk princess street £20 Ini mirip kita membayar empat ratus ribu hanya buat masuk ke Jalan Sudirman-Thamrin di malam tahun baru. Begitu masuk, beberapa orang sudah mulai kelihatan mabuk. Sepasang muda mudi berjoget di depan monitor besar, goyangannya menarik beberapa orang, sampai kemudian salah satunya mencoba bersalto, namun tak bisa membalikkan badannya, mencoba berkali-kali dan terjatuh, tangannya tak kuat menahan badannya yang dipenuhi cairan alcohol.

Street Party Hogmanay Edinburgh 2014

Tariiiikkk Mannnng

Suasana Princess Street memang ramai, tapi kelihataannya yang memenuhi jalan adalah para wisatawan, dan bukan warga setempat. Wajah-wajah Asia akrab dijalan, beberapa orang berwajah Eropa yang saya temui di jalanpun adalah orang yang tak tahu nomor bis yang harus ditumpangi, yang bisa saya simpulkan bukan warga Edinburgh. Lebih 70 orang pelajar Indonesia dari seluruh UK ada di Edinburgh juga meskipun tidak berkumpul di satu titik. Para pelajar yang saya temui diantaranya dari Manchester. Lancaster, Glasgow, Liverpool, London dan Birmingham.

Indonesian Student in UK - PPI Edinburgh UK

PPI UK di Edinburgh

Indonesian Student in UK - PPI Edinburgh UK

Pelajar Indonesia tenggelam dalam lautan orang asing

Indonesian Student in UK - PPI Edinburgh UK

Edinburgh dan Glasgow

Indonesian Student in UK - PPI Manchester UK

Another Manchester Army

Warga Edinburgh sendiri nampaknya memilih untuk menghabiskan malam di rumah atau berkumpul bersama keluarga. Memang ada yang berpikir lebih enak tinggal di rumah dan menonton acara kembang api di TV, seperti yang biasa juga saya lakukan kalau di Jakarta. Banyak alasan warga setempat untuk tidak keluar rumah menikmati tahun baru, seperti yang dikutip oleh Media setempat. Berikut adalah “resiko” merayakan tahun baru di jalan yang saya adaptasi dari Metro.co.uk.

Lebih mahal, untuk masuk ke lokasi acara saja harus bayar £20, kalau mau menikmati musik yang lebih enjoy dari grup band terkenal bayar lagi £45,  ditambah lagi bagi yang tidak bisa kalau tidak minum alkohol, pasti harus beli minuman yang harganya juga tidak murah dan jumlahnya tidak sedikit.

Dingin, suhu Edinburgh saat malam pergantian tahun sekitar 6 derajat, tapi feel saya lebih dingin. Pakaian saya sudah berlapis 4 tapi rasanya masih dingin. Untuk menghangatkan diri, kami bergerak dan berbaur dengan orang-orang yang terjebak dalam pusaran dua arah, meski agak stress, tapi ini cara yang efektif untuk mengurangi dingin.

Susah pulang. Segera setelah acara tahun baru selesai, orang-orang akan segera berbondong-bondong menuju jalan pulang. Rebutan bis menjadi hal yang lumrah. Beberapa jalan ditutup, dan kadangkala tak tahu dimana harus menunggu bis karena ternyata bus stop yang ditempati menunggu tidak dilewati oleh bis.

Mabok dan mempermalukan diri sendiri. Ini kejadian yang paling banyak saya temui di pesta tahun baru semalam. Ada yang muntah sembarang tempat dan yang lebih parah lagi, ada yang buang air kecil di tengah jalan, perempuan lagi. Banyak yang terkapar bersandar di pagar pembatas, meracau tak keruan, ada juga yang berjalan dengan menopangkan tangannya di pagar pembatas persis suster ngesot. Yang lainnya lagi, menyapa setiap orang yang lewat dengan ucapan Happy New Year, seribu orang lewat, seribu juga yang disapa dan dijabat tangannya. Ada juga yang memeluk setiap orang yang bisa dijangkaunya. Ada pula yang menggantung di traffic light, nggak jelas apa yang dilakukannya, selain dia memang mabok. Orang mabok kan boleh ngapain aja, hehehe. Banyak yang pasangan muda-mudi yang kayaknya janjian, tidak boleh mabuk dua-duanya. Kalau laki-lakinya yang mabuk beneran, perempuannya gak boleh mabuk-mabuk amat, atau sebaliknya perempuannya yang mabuk, cowoknya yang menenangkan. Seorang cewek sampai harus menyilangkan kakinya didepan cowoknya agar si cowok yang sudah mabuk berat tidak bikin ulah, mungkin saja kalau dia bawa gembok, digemboknya cowoknya itu. Tapi, meskipun mabok, tidak ada kejadian rusuh yang berarti, ada memang yang melempar tapi hanya satu dua orang, secara umum meskipun mabuk mereka tetap happy, piss dan masih bisa bilang sorry, kalau nabrak kita. Sepanjang perjalanan pulang saya hanya bisa tersenyum dan tertawa dengan polah tingkah kawan-kawan kita ini.

Berita utama tahun baru dari Daily Mail hari ini adalah para peminum ini. Di hampir semua lokasi di UK, orang mabuk saat pergantian tahun selalu menjadi masalah, foto-foto para pemabuk ini menghiasi halaman depan situs dailymail dari beberapa lokasi seperti Swansea, Manchester, Newcastle, Birmingham, dan London, untungnya tak ada dari Edinburgh.

Masalah mabuk ini sudah menjadi kejadian dan masalah rutin setiap tahun. Saya bahkan pernah melihat ada peringatan khusus dari polisi yang tulisannya kira-kira begini “Jangan mabok di malam tahun baru, kalau nggak mau nyesel, kamu gak bisa lihat kembang api hanya karena nggak kuat berdiri karena kebanyakan minum”.

Pesta Kembang Api

Meski “beresiko” tapi perayaan malam tahun baru akan diobati dengan pesta kembang api yang berpusat di Edinburgh Castle. Kami sempat bercanda, semoga kembang apinya lebih bagus dari kembang api anak kompleks di Jakarta. Satu setengah jam sebelum acara berlangsung, saya berkumpul dengan teman-teman pelajar Indonesia dari seluruh UK, pas didepan patung penunggang kuda princess street. Inilah salah satu spot terbaik dari princess street karena tidak dihalangi pohon dan gedung. Spot ini juga menjadi lokasi tim dokumentasi acara Hogmanay. Saya bagikan videonya, yang berisi awal dan akhirnya saja, sisanya saya nikmati sendiri, hehehe, total durasi kembang apinya sekitar 5 menit:

 

Salam dari Edinburgh

Baca Juga :

Mengenal Edinburgh

Torchlight Procession di Edinburgh

Advertisements

Pawai Puluhan Ribu Obor Menandai di Mulainya Hogmanay, Tahun Baru Ala Scotland

Scotland punya nama sendiri untuk memperingati tahun baru, mereka menyebutnya Hogmanay. Ada yang menyebutkan bahwa kata ini diambil dari bahasa perancis tapi ada juga yang mengatakan bahwa hogmanay berasal dari bangsa viking di Scotland.

Edinburgh adalah salah satu, pusat perayaan tahun baru dunia. Para wisatawan internasional maupun di UK sendiri berbondong-bondong datang ke Edinburgh untuk menikmati pergantian tahun. Mengawali perayaan tahun baru 2014, Kota Edinburgh memulainya satu hari sebelumnya dengan pawai obor keliling Edinburgh, sejauh kurang lebih 3 km dari George IV Bridge menuju ke Calton Hill dilaksanakan tanggal 30 Desember 2013.

Obor bisa didapatkan dengan membeli melalui online ataupun dijual on the spot, yang penjualannya ditutup beberapa jam sebelum pelaksanaan pawai. Tak ada obor bikinan sendiri, karena bisa membahayakan peserta lainnya. Pawai dimulai jam 7 malam. Cuaca cerah sebelum pawai, padahal sebelumnya sepanjang hari, hujan mengguyur Kota Edinburgh. Puluhan ribu orang berkumpul dengan tertib di George IV Bridge. Beberapa orang yang berada di luar lintasan, diusir oleh petugas untuk memulai kembali dari belakang, yang bagusnya, dalam kumpulan massa yang banyak yang sudah berada didepan terebut MAU mengikuti arahan petugas dan tak ada yang langsung menyela barisan yang sudah ada.

Torchlight Procession Edinburgh

Petugas mengarahkan peserta pawai mengosongkan area samping

Torchlight Procession Edinburgh

Penyalaan di mulai oleh Steward

Torchlight Procession Edinburgh

Berbagi Api

Torchlight Procession Edinburgh

Suasana Pawai

Torchlight Procession Edinburgh-Mound

Mound

Torchlight Procession Edinburgh-Old People

Pakaian “Anti Api”

Torchlight Procession Edinburgh-National Gallery

Samping National Gallery

Torchlight Procession Edinburgh-Big Weel

Princess Street

Torchlight Procession Edinburgh-Viking

Ibu Ibu Viking

Torchlight Procession Edinburgh-Calton Hill

Kembang Api di Calton Hill di mulai

Torchlight Procession Edinburgh-Calton Hill

Kembang Api dari Calton Hill

Torchlight Procession Edinburgh-Waterloo

Torchlight Procession Edinburgh-Waterloo

Pawai obor dan kembang api selesai sekitar Pukul 21.30, orang-orang pulang, bersiap menyambut tahun baru yang sebenarnya di malam tanggal 31 Desember.

Salam dari Edinburgh,

Pelajar Indonesia-PPI Edinburgh UK

Salam dari Edinburgh