Rasa Yunani di Calton Hill Edinburgh

Kata lecturer saya ada tujuh bukit yang harus dikunjungi selama tinggal di Edinburgh. Bukit-bukit itu adalah Castle Rock tempat Edinburgh Castle berada, Arthur’s Seat, Blackford, Calton Hill, Costorphine Hill, Craiglockhart Hill dan Braid Hill. Ketujuh bukit ini lebih keren disebut, The Seven Hills. The Seven Hills inilah yang membentuk kota Edinburgh.

Empat diantara bukit-bukit tersebut sudah saya kunjungi. Blackford Hill adalah bukit pertama yang saya kunjungi, pada saat kuliah perdana saya di Univeristy Edinburgh. Sang Dosen mengajak kami untuk melihat evolusi bioenergy dari puncak Blackford Hill. Dari salah puncak bukit itulah beliau menerangkan mengenai bagaimana dulunya orang-orang begitu bergantung kepada pepohonan sebagai sumber energy, dan menurut dia seluruh bagian Blackford Hill dulunya adalah hutan, namun pepohonannya telah habis untuk membuat kapal besar dan untuk bahan bakar pembuatan senjata api. Dari Blackford kita bisa memandang ke enam bukit yang lain dan dari sanalah sang professor menunjuk satu persatu bukit tersebut. Blackford adalah salah satu tempat jogging dan jalan-jalan favorit penduduk setempat.  Terdapat Royal observatorium di bukit ini.

Tempat kedua yang saya kunjungi adalah Calton Hill, dan itulah yang akan saya tuliskan disini. Cerita Calton Hill masih ada kaitannya dengan tulisan saya tentang lapangan golf yang di larang di St Andrews pada era Raja James II. Pada masa pemerintahannya, Raja James II melarang golf dan menganjurkan olahraga memanah. Untuk mengkampanyekan anjuran ini, maka tahun 1456, kerajaan memberikan tanah calton hill kepada komunitas di Edinburgh untuk menjadi lokasi turnamen olahraga yang berhubungan dengan perang, ya salah satunya untuk memanah. Ratusan tahun kemudian baru ada bangunan di bukit ini.

Calton Hill dilihat dari Edinburgh Castle

Calton Hill dilihat dari Edinburgh Castle

Landmark Edinburgh

Calton Hill terletak dipusat kota berdekatan dengan Princess Street, tempat yang menjadi pusat jalan-jalan para turis di Edinburgh. Tidak sulit untuk mengakses masuk ke Calton Hill, tidak pakai biaya alias gratis. Bagi yang berkunjung ke Edinburgh dengan kereta, hanya dengan berjalan sekitar 10 menit sudah bisa sampai di calton hill. Ada anak tangga yang harus dinaiki kalau tidak ingin berkeliling untuk naik keatas. Tempat ini juga bisa diakses oleh pengguna kursi roda, dengan cara itu tadi, melewati jalan berputar.

National Museum, Partenon dari Edinburgh

National Museum,  Seperti Partenon dari Edinburgh

Di Calton Hill terdapat banyak obyek yang indah untuk diabadikan dengan kamera. Bangunan pertama adalah National Museum. Dibangun untuk mengenang para pahlawan skotlandia pada perang melawan Napoleon. Bentuknya sekilas mirip dengan Partenon di Yunani. Dua belas pilar menjulang yang menyerupai tiang-tiang kuil partenon di Yunani. Katanya bangunan ini tidak jadi karena kekurangan dana. Arsitek dari bangunan ini adalah CR Rockwell dan William Playfair dan dibangun pada tahun 1826.

Dugal Stewart Monument

Dugal Stewart Monument

Bangunan lain yang menghiasi bukit ini adalah Dugal Stewart Monument. Bangunan berbentuk sangkar burung perkutut ini dibangun tahun 1831 untuk mengenang filosof asal Skotlandia Dugal Stewart yang hidup dari tahun 1753 s.d 1828.  Dugal Stewart adalah professor dari University of Edinburgh yang mengajar moral filosofi hingga akhir hayatnya. Foto kota Edinburgh paling sering menampilkan monument ini karena menjadi foreground untuk melihat Edinburgh dari atas.

1 Nelson Monument

Nelson Monument

Selain kedua bangunan tersebut, terdapat juga Nelson Monument. Monumen ini dibangun untuk mengenang Admiral Lord Nelson yang gugur pada perang Trafalgar, Spanyol bagian selatan. Ceritanya, monument ini dibangun sebulan setelah perang yang menewaskan Lord Nelson. Jasad Lord Nelson sendiri belum sampai di Tanah Inggris Raya ketika monument ini dibangun. Monumen berbentuk menara ini mengenakan tiket tanda masuk.

Pusat Perayaan

Calton Hill di Malam Tahun Baru 2014

Calton Hill di Malam Tahun Baru 2014

Calton Hill merupakan pusat perayaan beberapa festival yang diselenggarakan di Edinburgh. Tempat ini biasanya menjadi tempat peluncuran kembang api. Pada acara torhclight procession, Calton Hill merupakan titik akhir pawai obor yang dimulai dari George IV Bridge, kearah Princess Street, Waterloo dan diakhiri di Calton Hill. Acara torchlight procession ditutup dengan kembang api dari Area Calton Hill. Pada puncak perayaan Hogmanay atau tahun baru ala scotladia, Calton Hill menjadi spot utama peluncuran kembang api dan juga tempat terbaik (tanpa harus membayar alias gratis) untuk melihat kembang api yang diluncurkan dari Edinburgh Castle maupun dari Calton Hill sendiri.

***

3 Arthurs Seat from Calton Hill

Untuk “hill” yang lain, Arthur’s Seat sudah saya tuliskan disini, dan untuk Edinburgh Castle akan sata ceritakan pada kisah tersendiri.

Salam dari Edinburgh

Baca Juga :

Mengenal Edinburgh

Tahun Baru Hogmanay 2014 di Edinburgh

Pawai Obor di Edinburgh

Mengenal Edinburgh

Oleh : Ahmad Amiruddin

Edinburgh? Iya Edinburgh (baca Edinbrah). Beberapa penyiar TV Amerika menyebutnya Edinberg. Mereka membaca seperti melafalkan Pittsburgh dengan Pittsberg. Tapi orang-orang di UK menyebutnya Edinbrah. Ini adalah Ibukota Skotlandia, penduduknya “cuma” 480 ribu jiwa. Skotlandia sendiri adalah salah satu negara yang membentuk United Kingdom of Great Britain, disingkat UKGB atau UK saja. Orang Indonesia menyebutnya Inggris Raya. Ada sedikit kerancuan sebenarnya, karena UK terdiri dari England, Scotland, Irlandia Utara dan Wales. UK dan England sama-sama disebut Inggris di Indonesia. Kata Inggris sendiri konon kabarnya diwariskan oleh Penjajah Jepang kepada putra pertiwi. Anda tahu sendiri kan?, orang Jepang melafalkan el menjadi er dan jadilah inglish menjadi inggris, dan orang Indonesia menyebutnya dengan kata yang sama.

map_scotland (1)

Peta Scotland (Source: uknetguide.co.uk)

Edinburgh memang bukan kota terbesar saat ini di Skotlandia. Kota terbesar di Skotlandia adalah Glasgow, dan mungkin karena itulah orang Indonesia lebih mengenal Glasgow dibanding Edinburgh, disamping juga klub sepakbola Glasgow Rangers dan Glasgow Celtic lebih terkenal daripada Edinburgh Hibernian dan Heart, dua tim sepakbola dari Kota Edinburgh.

KESAN PERTAMA

Apa kesan pertama saya ketika tiba di kota ini? CANTIK. Saya tak bermaksud merendahkan Kota Tua Jakarta atau Kota Tua Malaka, tapi disini, di Kota ini, hampir semua bangunan seperti itu modelnya dengan model Victorian, dan usia bangunan lebih dari satu abad. Keluar dari flat dan berfoto saja sudah lebih indah daripada berfoto di Kota Tua Jakarta yang kurang terawat atau Kota tua Malaka yang lebih terawat.

Kesan selanjutnya, orangnya RAMAH.  Mereka rajin menyapa, senang  tersenyum, bilang “excuse me” kalau dianggap menganggu, dan rajin berterima kasih. Orang Scotland dan British pada umumnya memang dikenal dengan tata kramanya yang santun.

Kesan ketiga, TERATUR.  Antri telah menjadi budaya yang melekat di masyarakat di Edinburgh. Di hampir semua tempat selalu ada antrian, bahkan naik bus antri dan turun bus juga antri. Tak ada penerobos lampu merah. Pejalan kaki mendapatkan tempat yang lapang tanpa perlu bersinggungan dengan pedagang kaki lima, tukang tambal ban, tukang ojek atau pengendara motor. Saya yang biasanya naik bis pergi dan pulang kuliah, sangat jarang mendengar suara klakson. Suara klakson adalah makhluk langka di kota ini. Tak ada yang sembarangan berjualan di pinggir jalan, atau tak ada yang membuka warung kecil sekalipun tanpa lisensi dari pemerintah setempat. Saya yang biasanya sampai malam di perpustakaan, kadang-kadang bermimpi sekali-sekali dengan melangkahkan kaki keluar gedung bisa menyetop tukang jualan keliling, tapi itu tak akan ditemui disini.

Bus in Edinburgh

Bis dalam kota

Kesan keempat MAHAL. Rata-rata mahal, meskipun tidak semua mahal. Harga daging, beras, susu, ayam, butter, dan apel masih sebanding atau kadang lebih murah dibanding di Indonesia. Tapi akomodasi mahal,  yang share flat dikisaran harga £350-450 perbulan belum termasuk tagihan listrik dan air. Transportasi bis dalam kota sekali naik £1.5, untuk langganan per empat minggu £40 bagi pelajar.  Makan dan minum di café bisa empat sampai lima kali lipat harga di Indonesia, paling murah £4.5. Harga bahan makanan yang termasuk paling mahal adalah Ikan. Sekilo ikan harganya dikisaran £25. Harga mi Instant asal Indonesia adalah £0.35, meskipun rasanya tak seenak Mi Instant yang khusus dijual di Indonesia.

KOTA PENDIDIKAN

Edinburgh telah menjadi tujuan pendidikan pelajar dari seluruh dunia. Bisa dikatakan bahwa 15-20% dari penduduk Edinburgh adalah pelajar. Maka tidak heran, jika anda kuliah di Edinburgh anda akan bertemu dengan teman di hampir disetiap supermarket yang dimasuki.

Terdapat empat perguruan tinggi terkemuka di Kota Edinburgh. Keempatnya adalah The Univeristy of Edinburgh, Heriott Watt University, Napier Edinburgh University dan Queen Margareth University. Jumlah pelajar asal Indonesia yang sekarang belajar di Kota Edinburgh sekitar 30 orang. Sebagian besar diantaranya adalah mahasiswa Post Graduate. Para pelajar Indonesia di Edinburgh tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia UK Cabang Edinburgh. PPI Edinburgh baru didirikan secara resmi pada tahun 2013.

Saya kuliah di University of Edinburgh. University ini berdiri sejak tahun 1583, merupakan salah satu perguruan tinggi tertua di Inggris, tapi merupakan perguruan tinggi termuda diantara enam perguruan tinggi tua yang ada. Berdasarkan peringkat QS World Rangking 2013, University of Edinburgh berada pada ranking 17 Dunia. University of Edinburgh banyak menelurkan ilmuwan dan pemimpin dunia, diantaranya penggagas terori evolusi Charles Darwin, fisikawan James Clerk Maxwell, filosof David Hume, Thomas Bayes, Joseph Lister, penemu telepon Alexander Graham Bell, fisikawan  Daniel Rutherford, fisikawan Max Born, penulis Sir Walter Scott, Robert Louis Stevenson, Novelis Sir Arthur Conan Doyle dan masih banyak lagi.  Sebanyak 18 penerima nobel terafiliasi dengan Univeristy of Edinburgh baik sebagai pelajar, researcher maupun professor. Penerima Nobel tahun 2013 Peter Higgs adalah penerima nobel Fisika terbaru dari University of Edinburgh atas penemuan partikel Higss Boson. Partikel Higgs-Boson juga terkenal dengan nama partikel Tuhan. Tiga orang mantan Perdana Menteri Inggris termasuk alumni University of Edinburgh.

KOTA WISATA

Apa kota terindah di UK? Kalau anda bertanya kepada orang Edinburgh, mereka pasti menjawab Edinburgh. Tapi kalau anda bertanya kepada orang dari Kota lain, mungkin mereka juga akan menyebut Edinburgh, kalaupun mereka menyebut kotanya sendiri, Edinburgh akan menjadi nomor dua. Yang jelas, bagi sebagian besar orang yang pernah ke Edinburgh, kota ini memang kota yang cantik dan layak untuk dikunjungi. Tak heran para pelajar Internasional yang menuntut ilmu di UK akan memprioritaskan untuk mengunjungi Edinburgh dalam masa studi mereka.

Edinburgh Castle view from Princess Street

Edinburgh Castle Tampak Dari Jauh

Kota Edinburgh seperti tak berubah oleh zaman. Arsitektur bangunannya masih sama dengan ratusan tahun lalu. Bangunan-banguan tua dan bersejarah berjajar memancarkan kejayaan masa lalu kingdom of the scots. Obyek yang paling sering dikunjungi di Edinburgh adalah Edinburgh Castle, Calton Hill, Arthur Seat, Greyfriar Kirkyard, National Museum, National Gallery, Holy Rood Palace, Princess Street, St Andrew Square, Camera Obscura dan Edinburgh Zoo.  Travel shop banyak bertebaran di Edinburgh, menawarkan perjalanan sehari ke Highland ataupun sightseeing seputar kota Edinburgh. Walking tour seputar kota juga tersedia di sekitar Royal Mile.

Edinburgh City, Citizen in The Park

Suasana Taman dan Warga yang menikmati cuaca cerah

AA1-DSC_0316

Musik Jalanan

Terdapat banyak festival sepanjang tahun di Kota Edinburgh, diantaranya adalah Edinburgh Science International Festival di bulan Mei, Film Festiva di bulan Junil dan Jazz and Blues Festival di bulan Juli, Edinburgh Military Tattoo,  Edinburgh Festival Fringe, International Festival dan book Festival di bulan Agustus, dan Edinburgh Hoogmanay yang merupakan perayaan tahun baru ala Scotlandia yang dianggap sebagai salah satu perayaan tahun baru yang paling menarik di dunia.

HIDUP SEBAGAI MUSLIM

Masyarakat Inggris sangat toleran terhadap keyakinan seseorang. Tak ada gangguan dalam menjalankan ibadah maupun berpakaian bagi muslimah di Inggris.  Jumlah muslim di Inggris berdasarkan sensus tahun 2011 adalah 4.8% dari total  sekitar 60 juta penduduk UK. Di Pusat Kota Edinburgh terdapat mesjid besar yang mampu menampung ribuan jamaah, mesjid ini juga berada di dekat central area University of Edinburgh. Selain digunakan untuk shalat, mesjid ini juga menyelenggarakan seminar keislaman. Untuk kampus yang berada jauh dari mesjid besar tersebut, seperti di kampus saya yang berada di area Kings Building terdapat mushallah yang dikelola teman-teman muslim, yang juga menyelenggarakan shalat jumat setiap pekannya.

Makanan halal banyak tersedia disekitar area mesjid. Tidak sulit mendapatkan daging dan ayam halal untuk dimasak. Masakan halal dicafe juga banyak tersebar di area sekitar mesjid. Umumnya jenis masakan yang dijual adalah khas India seperti kari ayam atau kari kambing.

AA1-DSC_0708

Toko Halal Food

Sebagai penutup. Kenapa tak Edinburgh saja?

Salam dari Edinburgh

Ahmad Amiruddin

@ahmadtaroada

https://taroada.wordpress.com

Reference:

Link 1,2,3,4, 5